Kompas.com - 10/03/2017, 11:01 WIB
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya di kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (10/2/2017). Ambaranie Nadia K.MDirektur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya di kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (10/2/2017).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Kejaksaan Agung menyatakan, lima berkas perkara pencucian uang dalam produksi vaksin palsu telah lengkap atau P21.

Dalam kasus pencucian uang, Bareskrim Polri menetapkan tujuh tersangka.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya mengatakan, penyidikan terhadap tersangka kasus vaksin palsu tidak berhenti pada tindak pidana pokoknya.

"Penyidik Subdit TPPU Dittipideksus mengembangkan kasus tersebut ke tindak pidana pencucian uang," ujar Agung, melalui keterangan tertulis, Jumat (10/3/2017).

Tujuh tersangka kasus tindak pidana pencucian uang itu berperan sebagai pembuat dan distributor vaksin palsu.

Mereka adalah pasangan suami istri Rita Agustina-Hidayat, Syafrizal-Iin Sulastri, Sutarman, Mirza, dan Agus Priyanto.

Dari para tersangka TPPU, penyidik menyita satu unit rumah mewah, lima unit mobil, sepuluh unit sepeda motor, dan dua bidang tanah di Bekasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Para tersangka tersebut saat ini sedang menjalani proses persidangan terhadap tindak pidana asal, yaitu pembuatan dan pendistribusian vaksin palsu," kata Agung.

Rencananya, Bareskrim Polri akan menyerahkan para tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum.

Dalam perkara pokok, polisi menetapkan 24 tersangka. Mereka terdiri dari produsen, distributor, pengumpul botol, pencetak label vaksin, bidan, dan dokter.

Para tersangka pidana asal dijerat Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan UU Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999.

Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.