Kompas.com - 10/03/2017, 06:53 WIB
Penulis Ihsanuddin
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Pertemuan Presiden Joko Widodo dan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya terlaksana.

Pada Kamis (9/3/2017) kemarin, Jokowi menerima Ketua Umum Partai Demokrat itu di Istana Merdeka, Jakarta.

Jauh sebelum bertemu SBY, Jokowi sudah bertemu hampir seluruh ketua umum partai politik di Istana.

Jokowi memulai pertemuan dengan sejumlah ketua umum parpol sejak aksi unjuk rasa pada 4 November 2016.

Aksi itu menuntut proses hukum terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atas dugaan penodaan agama.

Catatan Kompas.com, ada sejumlah perbedaan dari pertemuan Jokowi dan SBY jika dibandingkan saat bertemu ketua umum partai politik lainnya. Apa saja?

(Baca: Cerita di Balik Pertemuan SBY-Jokowi)

1. Proses Pertemuan

Ketua umum parpol lain datang ke Istana atas undangan Jokowi yang tengah melakukan konsolidasi politik dan kebangsaan.

Namun, SBY datang ke kantor lamanya karena ia yang mengajukan permintaan untuk bertemu Jokowi.

Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi langsung memberi penekanan terkait hal ini saat pertama kali menyampaikan kabar terkait pertemuan kedua tokoh.

"Pak SBY meminta bertemu Pak Jokowi dan diterima siang ini oleh Pak Jokowi," kata Johan kepada Kompas.com, sekitar satu jam sebelum pertemuan.

(Baca: Jokowi Bertemu SBY di Istana Pukul 12.00 WIB)

Sementara, Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan, permintaan SBY untuk bertemu Jokowi diajukan pada Selasa (7/3/2017) lalu.

Permintaan disampaikan oleh Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan ke Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

"Saat tanggal 7 Maret Pak Hinca Sekjen Demokrat hubungi Mensesneg yang waktu itu sedang mengurusi IORA. Pak Hinca menyampaikan bahwa Pak SBY ingin bersilaturahmi," kata Bey.

Sejak awal Februari lalu, melalui media massa, SBY menyatakan keinginan untuk bertemu Jokowi dan mengklarifikasi sejumlah isu.

2. Kedatangan

Biasanya, kedatangan setiap ketua umum parpol ke Istana selalu terbuka dan diliput oleh media.

Sebelum kedatangan para tamu itu, biasanya media sudah diminta bersiap di sebuah ruangan di Istana Merdeka.

Tak lama, Jokowi juga bersiap di ruangan yang sama.

Begitu tamu datang, Jokowi langsung menyambutnya. Momen ini bisa ditangkap oleh kamera wartawan dan disiarkan ke publik.

Namun, pada pertemuan Jokowi-SBY, wartawan tidak diperbolehkan mengambil gambar kedatangan SBY.

Oleh karena itu, tidak ada yang tahu seperti apa proses kedatangan SBY dan bagaimana cara Jokowi menyambutnya.

Wartawan baru bisa mengambil gambar SBY dan Jokowi setelah keduanya berada di teras Istana.

3. Makan siang

Usai menyambut kedatangan tamunya, Jokowi biasanya langsung mengajak ke sebuah ruangan untuk menikmati santap siang bersama.

Wartawan akan bergantian mengabadikan momen itu karena ukuran ruang makan yang kecil.

Bermacam menu makanan disiapkan oleh dapur Istana Kepresidenan di meja.

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang juga Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, bahkan membawakan mie untuk disantap bersama Jokowi.

Namun, dalam pertemuan kemarin, Jokowi dan SBY hanya mengobrol di Istana tanpa santap siang bersama.

"Tidak, tidak ada makan siang tadi," ujar Kepala Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

(Baca: Tak Ada Makan Siang dalam Pertemuan Jokowi dan SBY)

Saat Jokowi-SBY mengobrol di teras, pihak Istana menyediakan teh manis dan lumpia.

Namun, hingga sesi tanya jawab dengan wartawan, baik Jokowi atau pun SBY tidak mencicipi lumpia yang disuguhi lengkap dengan acar ketimun itu.

Keduanya hanya meminum teh manis yang disajikan di sebuah cangkir putih.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Yudo Margono Akan Pimpin Pertemuan KSAL Se-ASEAN, Bahas Rencana Latihan Bersama

Yudo Margono Akan Pimpin Pertemuan KSAL Se-ASEAN, Bahas Rencana Latihan Bersama

Nasional
KPK Tahan Mantan Wakil Ketua DPRD Tulungagung Imam Kambali

KPK Tahan Mantan Wakil Ketua DPRD Tulungagung Imam Kambali

Nasional
Mantan Kepala Bappeda Jatim Budi Setiawan Diduga Terima Suap Rp 10 Miliar

Mantan Kepala Bappeda Jatim Budi Setiawan Diduga Terima Suap Rp 10 Miliar

Nasional
Putri Candrawati Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Brigadir J Harap Motif Pembunuhan Terbuka

Putri Candrawati Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Brigadir J Harap Motif Pembunuhan Terbuka

Nasional
Wali Kota Wahdi Ingin Produk Lokal Kota Metro Penuhi TKDN 25 Persen

Wali Kota Wahdi Ingin Produk Lokal Kota Metro Penuhi TKDN 25 Persen

Nasional
Jokowi Bertemu Surya Paloh di Istana, Bahas Apa ?

Jokowi Bertemu Surya Paloh di Istana, Bahas Apa ?

Nasional
TNI AL Akan Gelar Latihan Armada Jaya, Pesawat Udara hingga Kapal Selam Dikerahkan

TNI AL Akan Gelar Latihan Armada Jaya, Pesawat Udara hingga Kapal Selam Dikerahkan

Nasional
Kenang Jasa Pahlawan, TNI AL Gelar Doa Bersama di Laut Jakarta

Kenang Jasa Pahlawan, TNI AL Gelar Doa Bersama di Laut Jakarta

Nasional
Kejagung Teliti Berkas Perkara Irjen Ferdy Sambo dan 3 Tersangka Lain dalam Kasus Brigadir J

Kejagung Teliti Berkas Perkara Irjen Ferdy Sambo dan 3 Tersangka Lain dalam Kasus Brigadir J

Nasional
Ada 10 Kota dengan Realisasi APBD Rendah, Salah Satunya Depok

Ada 10 Kota dengan Realisasi APBD Rendah, Salah Satunya Depok

Nasional
KPK Tahan Eks Kepala Bappeda Jatim Terkait Suap Bantuan Keuangan Kabupaten Tulungagung

KPK Tahan Eks Kepala Bappeda Jatim Terkait Suap Bantuan Keuangan Kabupaten Tulungagung

Nasional
Pengacara Mengaku Kena 'Prank' Istri Ferdy Sambo soal Dugaan Pelecehan Seksual

Pengacara Mengaku Kena "Prank" Istri Ferdy Sambo soal Dugaan Pelecehan Seksual

Nasional
Jokowi Izinkan Warga Miskin Ekstrem Terima Bansos Lebih dari Satu Kali

Jokowi Izinkan Warga Miskin Ekstrem Terima Bansos Lebih dari Satu Kali

Nasional
UPDATE 19 Agustus: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 72,70 Persen, Ketiga 25,18 Persen

UPDATE 19 Agustus: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 72,70 Persen, Ketiga 25,18 Persen

Nasional
5 Sikap Komnas HAM-Komnas Perempuan Usai Istri Ferdy Sambo Jadi Tersangka Pembunuhan Brigadir J

5 Sikap Komnas HAM-Komnas Perempuan Usai Istri Ferdy Sambo Jadi Tersangka Pembunuhan Brigadir J

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.