Kompas.com - 07/03/2017, 16:32 WIB
Ketua Dewan Negara Oman, Yahya bin Mahfoodh Al-Manthri saat bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di sela-sela kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Indian Ocean Rim Association (IORA) di Jakarta, Selasa (7/3/2017). KOMPAS.com/DANI PRABOWOKetua Dewan Negara Oman, Yahya bin Mahfoodh Al-Manthri saat bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di sela-sela kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Indian Ocean Rim Association (IORA) di Jakarta, Selasa (7/3/2017).
Penulis Dani Prabowo
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Oman ingin meningkatkan kerja sama bilateral dengan Pemerintah Indonesia.

Hal itu diungkapkan Ketua Dewan Negara Oman, Yahya bin Mahfoodh Al-Manthri saat bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di sela Konferensi Tingkat Tinggi ke-20 Indian Ocean Rim Association (IORA) di Jakarta, Selasa (7/3/2017).

"Kami ingin meningkatkan hubungan bilateral kedua negara yang telah berlangsung sejak dibukanya hubungan diplomatik pada 1978," kata Al-Manthri.

"Saat ini sudah ada penerbangan Oman Air sebanyak tujuh kali seminggu yang melayani Muscat-Jakarta," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Al-Manthri juga mengucapkan selamat kepada Pemerintah Indonesia yang telah berhasil menyelenggarakan KTT ke-20 IORA.

Harapan serupa juga disampaikan Wapres Jusuf Kalla. Menurut Kalla, kerja sama antara Indonesia dengan Oman di bidang ekonomi belum terlalu banyak.

"Oman ada investasi sedikit di sini, berhubungan dengan perminyakan, dan juga kerja sama di bidang pendidikan," kata Kalla.

Menurut Wapres, Pemerintah Oman cukup berhasil dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya. Stabilitas tetap terjaga meski konflik tengah terjadi di negara tetangga mereka, Yaman.

Kompas TV Presiden Joko Widodo membuka Konferensi Tingkat Tinggi Indian Ocean Rim Association (KTT IORA) yang dihadiri sejumlah menteri luar negeri negara-negara anggota.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.