Soal Laporan Harta Kekayaan, Anwar Usman Duga Ada Kesalahan Teknis

Kompas.com - 03/03/2017, 22:54 WIB
Wakil Ketua MK, Anwar Usman berbicara kepada wartawan di gedung MK, Jakarta, Senin (11/4/2016). Anwar Usman kembali terpilih menjadi Wakil Ketua MK untuk periode 2016-2018, hasil dari rapat permusyawarahan hakim (RPH). TRIBUNNEWS/HERUDINWakil Ketua MK, Anwar Usman berbicara kepada wartawan di gedung MK, Jakarta, Senin (11/4/2016). Anwar Usman kembali terpilih menjadi Wakil Ketua MK untuk periode 2016-2018, hasil dari rapat permusyawarahan hakim (RPH).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menyebutkan, lima hakim Mahkamah Konstitusi (MK) belum memperbarui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara ( LHKPN).

Berdasarkan situs LHKPN KPK, Wakil Ketua MK Anwar Usman termasuk salah satu di dalamnya.

Anwar tercatat terakhir kali menyerahkan laporan harta kekayaan pada 18 Maret 2011, saat menjadi hakim tinggi di Mahkamah Agung dengan jabatan Kepala Badan Penelitian, Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan Hukum Peradilan.

Saat dikonfirmasi, ia tidak menjawab secara tegas kapan LHKPN diserahkan.

"Lagi dicek dulu di kantor. Nanti bisa ke humas nanti," Kata Anwar, saat dihubungi, Jumat (3/3/2017).

Menurut Anwar, terjadi kesalahan teknis. Namun, ia tidak menjelaskan lebih jauh mengenai hal itu.

(Baca: KPK: Lima Hakim MK Belum Perbarui Laporan Harta Kekayaan)

"Ini kan karena ada kesalahan teknis juga bisa terjadi. Ada lupa juga bisa. Nanti dicek dulu," ujar Anwar.

Ia mengaku, akan menyerahkan laporan harta kekayaan itu dalam waktu dekat.

Laporan itu akan dikoordinasikan oleh Kesekretariatan MK.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X