Kompas.com - 01/03/2017, 14:16 WIB
Sejumlah warga menyerbu masuk ke halaman Kantor DPP Partak Gerindra di Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, jelang nonton bareng hasil quick count Pilkada DKI Jakarta di Kantor DPP Partai Gerindra, Rabu (15/2/2017) KOMPAS.com/Nabilla TashandraSejumlah warga menyerbu masuk ke halaman Kantor DPP Partak Gerindra di Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, jelang nonton bareng hasil quick count Pilkada DKI Jakarta di Kantor DPP Partai Gerindra, Rabu (15/2/2017)
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Karpet merah sepanjang puluhan meter disiapkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk menyambut kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud.

Karpet tersebut digelar sepanjang jalur yang akan dilewati oleh Sang Raja di Gedung Nusantara Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/3/2017).

Pantauan Kompas.com, karpet digelar mulai dari titik tempat Raja Salman turun mobil hingga ke tempat duduk Raja di panggung ruang sidang. Karpet tersebut tergelar rapi namun pada H-1 kedatangan Raja ditutupi dengan plastik agar kebersihannya tetap terjaga.

Karpet merah tersebut melapisi jalur-jalur landai yang juga disiapkan secara khusus. Hal ini disiapkan lantaran Raja Salman diketahui memiliki masalah kesehatan pada lututnya yang membuat kakinya tidak bisa terlalu banyak menekuk.

"Yang pasti kami buat begini hanya untuk kenyamanan raja," kata Deputi Persidangan Sekretariat Jenderal DPR RI Damayanti di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/3/2017).

(Baca: Jokowi Jadi "Host" Pertemuan Raja Salman dan Ormas Islam)

Jalur landai tersebut dibuat khusus menggunakan papan. Terbentang dari titik tempat Raja Salman turun mobil, dari lift hingga ke ruang sidang, bahkan juga dibuat untuk Raja Salman naik ke panggung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nantinya, Raja akan membawakan pidato sekitar 10 menit sambil duduk di kursi yang telah disiapkan.

Wangi bunga memenuhi lobi Gedung Nusantara Paripurna untuk menyambut kedatangan Raja dan rombongannya.

KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Berbagai jenis bunga-bungaan digunakan untum mendekorasi Gedung Nusantara Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, dalam ramgka persiapan kedatangan Raja Salman, Kamis (2/3/2017).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah jenis bunga disematkan untuk mempercantik dekorasi lobi. Mulai dari bunga Casablanca Lily, Rotensia, Mawar Anturium, Anggrek, Baby Breath, hingga tanaman Kadaka dan Pakis.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Airlangga Klaim Elektabilitas Golkar Naik Signifikan, Salah Satunya berkat Sosialisasi lewat Baliho

Airlangga Klaim Elektabilitas Golkar Naik Signifikan, Salah Satunya berkat Sosialisasi lewat Baliho

Nasional
Jokowi: Di Masa Pandemi, Parpol Dituntut Hadir Meringankan Beban Masyarakat

Jokowi: Di Masa Pandemi, Parpol Dituntut Hadir Meringankan Beban Masyarakat

Nasional
Airlangga: Tahun 2024, Golkar Harus Rebut Kemenangan Pilpres, Pileg, dan Pilkada

Airlangga: Tahun 2024, Golkar Harus Rebut Kemenangan Pilpres, Pileg, dan Pilkada

Nasional
Jokowi Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-57 Golkar, Bilang Kekompakan Kader Bikin Partai Tumbuh Kuat

Jokowi Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-57 Golkar, Bilang Kekompakan Kader Bikin Partai Tumbuh Kuat

Nasional
Di Puncak HUT Ke-57 Golkar, Airlangga Sebut Kasus Harian Covid-19 di Bawah 3.000 dalam Sebulan Terakhir

Di Puncak HUT Ke-57 Golkar, Airlangga Sebut Kasus Harian Covid-19 di Bawah 3.000 dalam Sebulan Terakhir

Nasional
Kemenkes: Total 291 Juta Vaksin Covid-19 Sudah Tiba di Indonesia

Kemenkes: Total 291 Juta Vaksin Covid-19 Sudah Tiba di Indonesia

Nasional
Sebaran 14.803 Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi di Jateng dengan 2.081

Sebaran 14.803 Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi di Jateng dengan 2.081

Nasional
UPDATE: Sebaran 802 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

UPDATE: Sebaran 802 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

Nasional
PPATK Harap Pasal Pencucian Uang untuk Tindak Pidana Narkoba Konsisten Digunakan

PPATK Harap Pasal Pencucian Uang untuk Tindak Pidana Narkoba Konsisten Digunakan

Nasional
Bali Dibuka untuk Wisman, Kapolri Minta Personel TNI-Polri Tegakkan Aturan Prokes

Bali Dibuka untuk Wisman, Kapolri Minta Personel TNI-Polri Tegakkan Aturan Prokes

Nasional
Bareskrim Sita Rp 20 Miliar dari Pinjol Ilegal Peneror Ibu hingga Gantung Diri

Bareskrim Sita Rp 20 Miliar dari Pinjol Ilegal Peneror Ibu hingga Gantung Diri

Nasional
UPDATE 23 Oktober: 250.587 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19, Positivity Rate dengan PCR 1,1 Persen

UPDATE 23 Oktober: 250.587 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19, Positivity Rate dengan PCR 1,1 Persen

Nasional
UPDATE: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama 53,91 Persen, Dosis Kedua 32,25 Persen

UPDATE: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama 53,91 Persen, Dosis Kedua 32,25 Persen

Nasional
PPATK Nilai Pasal Pencucian Uang Efektif Jerat Bandar Narkoba

PPATK Nilai Pasal Pencucian Uang Efektif Jerat Bandar Narkoba

Nasional
Antara Jokowi dan Haji Isam...

Antara Jokowi dan Haji Isam...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.