Soetikno Soedarjo Merasa Tak Punya Hubungan Bisnis dengan Emirsyah

Kompas.com - 28/02/2017, 17:30 WIB
Direktur Utama PT Mugi Rekso Abadi Soetikno Soedarjo seusai diperiksa sebagai saksi di Gedung KPK Jakarta, Selasa (28/2/2017). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINDirektur Utama PT Mugi Rekso Abadi Soetikno Soedarjo seusai diperiksa sebagai saksi di Gedung KPK Jakarta, Selasa (28/2/2017).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Mugi Rekso Abadi Soetikno Soedarjo merasa tidak memiliki hubungan bisnis dengan mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar.

Hal itu dikatakan Soetikno seusai diperiksa sebagai saksi di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Jakarta, Selasa (28/2/2017).

"Tidak ada, tidak ada bisnis," ujar Soetikno, saat ditanya hubungannya dengan Emirsyah.

Meski demikian, Soetikno mengakui bahwa ia sudah cukup lama mengenal Emirsyah.

Soetikno tidak memberikan keterangan lebih lengkap mengenai kaitannya dengan kasus suap yang saat ini menimpa dirinya dan Emir.

"Sudah, ditanyakan pada penyidik deh, saya enggak berkomentar, nanti salah," kata Soetikno.

Soetikno merupakan beneficial owner pada Connaught International Pte Ltd, sebuah perusahaan yang berdomisili di Singapura. 

Ia ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga menjadi perantara suap dari Rolls-Royce kepada Emir.

Beberapa aset dan uang yang ditransfer kepada Emir diduga dilakukan menggunakan perusahaan milik Soetikno di Singapura.

Emirsyah Satar ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK setelah diduga menerima suap dalam bentuk transfer uang dan aset yang nilainya diduga lebih dari 4 juta dollar AS, atau setara dengan Rp 52 miliar dari perusahaan asal Inggris Rolls-Royce.

Suap tersebut diduga terkait pengadaan mesin Rolls-Royce untuk pesawat Airbus milik Garuda Indonesia pada periode 2005-2014.

Uang dan aset yang diberikan kepada Emir diduga diberikan Rolls-Royce agar perusahaan asal Inggris tersebut menjadi penyedia mesin bagi maskapai penerbangan nomor satu di Indonesia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X