Pemerintah Diminta Jajaki Ulang Kerja Sama Ketenagakerjaan dengan Arab Saudi

Kompas.com - 27/02/2017, 22:55 WIB
Ketua DPP Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/7/2016). KOMPAS.com/Nabilla tashandraKetua DPP Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/7/2016).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani mengatakan, kedatangan Raja Salman ke Indonesia merupakan momen yang tepat bagi Pemerintah Indonesia untuk menjajaki ulang pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) ke Arab Saudi.

Sebagai negara tujuan pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) terbesar, Arab Saudi menjadi mitra strategis Indonesia dalam kerja sama di bidang ketenagakerjaan.

Akan tetapi, saat ini, pengiriman TKI ke Arab Saudi tengah dibekukan karena kerapnya terjadi kekerasan terhadap para TKI.

“Yang harus disampaikan pemerintah pertama kepada Raja arab adalah menyampaikan situasi yang membuat kita melakukan moratorium. Setelah itu baru minta ada perimbangan kebijakan di Arab dengan kita,” kata Irma, saat dihubungi, Senin (27/2/2017).

Pemerintah Indonesia harus meminta kepastian perlindungan hukum dari Arab Saudi terhadap para TKI yang bekerja di negara tersebut.

Kasus-kasus kekerasan yang menimpa para TKI disebabkan  minimnya perlindungan terhadap pekerja dalam aturan ketenagakerjaan di sana.

“Jadi bisa saja pengiriman TKI dilanjutkan sepanjang kebijakan di Arab bisa diterima dan sesuai dengan kebijakan kita. Harus jelas, prosedur dan perlindungan hukum. Kalau bisa dibicarakan kembali, tak masalah moratorium dicabut,” papar Irma.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jikamoratorium resmi dicabut, pemerintah juga diingatkan untuk memperketat pengiriman TKI, dengan membekalinya pengetahuan yang cukup.

Selain itu, pemerintah harus mempersiapkan seluruh data kependudukan yang mudah diakses jika suatu saat ada TKI yang tersangkut permasalahan hukum. Tujuannya, agar pemerintah dapat dengan mudah memberi bantuan hukum.

“Sediakan desk care atau posko pengaduan TKI di KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Arab untuk bantuan bila TKI tersangkut masalah di sana,” kata politisi Partai Nasdem itu.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas: Covid-19 Kembali Melonjak di Sejumlah Negara dengan Kasus Aktif di Bawah 1 Persen

Satgas: Covid-19 Kembali Melonjak di Sejumlah Negara dengan Kasus Aktif di Bawah 1 Persen

Nasional
Dukung Indonesia Jadi Pusat Vaksin Global, Anggota Komisi IX Harap Ada Manfaat bagi Bidang Farmasi

Dukung Indonesia Jadi Pusat Vaksin Global, Anggota Komisi IX Harap Ada Manfaat bagi Bidang Farmasi

Nasional
Raker dengan DPD, Risma Paparkan 2 Pilar Strategi Kemensos Tangani Kemiskinan

Raker dengan DPD, Risma Paparkan 2 Pilar Strategi Kemensos Tangani Kemiskinan

Nasional
Pihak Kemenag Akan ke Arab Saudi untuk Diplomasi soal Umrah

Pihak Kemenag Akan ke Arab Saudi untuk Diplomasi soal Umrah

Nasional
Aturan Lengkap PPKM Level 2 di Luar Jawa-Bali hingga 4 Oktober 2021

Aturan Lengkap PPKM Level 2 di Luar Jawa-Bali hingga 4 Oktober 2021

Nasional
UPDATE 21 September: Ada 393.404 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 21 September: Ada 393.404 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Satgas: Jika Tak Mendesak Lebih Baik di Rumah

Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Satgas: Jika Tak Mendesak Lebih Baik di Rumah

Nasional
Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa 8 Saksi

Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa 8 Saksi

Nasional
Satgas: Saat ini Pandemi Covid-19 di Indonesia Terkendali

Satgas: Saat ini Pandemi Covid-19 di Indonesia Terkendali

Nasional
Panglima TNI Pimpin Sertijab Dankodiklat, Aster, Kapuskes, dan Kasetum

Panglima TNI Pimpin Sertijab Dankodiklat, Aster, Kapuskes, dan Kasetum

Nasional
Jusuf Kalla Sebut Sudah 50.000 Orang Jadi Donor Plasma Konvalesen

Jusuf Kalla Sebut Sudah 50.000 Orang Jadi Donor Plasma Konvalesen

Nasional
SBY Kenang Ibu Ageng sebagai Sosok yang Miliki Darah Pejuang

SBY Kenang Ibu Ageng sebagai Sosok yang Miliki Darah Pejuang

Nasional
UPDATE 21 September: 3.263 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Jawa Timur Terbanyak

UPDATE 21 September: 3.263 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Jawa Timur Terbanyak

Nasional
UPDATE: 45,8 Juta Orang Sudah Terima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE: 45,8 Juta Orang Sudah Terima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
Kementerian PPPA: Kejahatan Online Berdampak Jangka Panjang dan Rugikan Perempuan serta Anak

Kementerian PPPA: Kejahatan Online Berdampak Jangka Panjang dan Rugikan Perempuan serta Anak

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.