Dinginkan Suhu Politik, Sekjen PDI-P Ajak Sekjen Lintas Partai Bertemu

Kompas.com - 08/02/2017, 20:03 WIB
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di acara HUT PDI-P di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (10/1/2017). KOMPAS.com/Nabilla TashandraSekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di acara HUT PDI-P di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (10/1/2017).
|
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Hasto Kristiyanto berencana mengajak seluruh sekjen partai politik untuk bertemu dan berdialog.

Hal itu dilakukan untuk mendinginkan suasana seusai berakhirnya masa kampanye pilkada yang panjang dan penuh dinamika, khususnya Pilkada DKI Jakarta.

"PDI-P, menawarkan gagasan pertemuan lintas sekjen ini untuk menurunkan tensi politik yang tinggi. Sekali lagi saatnya cooling down," ujar Hasto melalui keterangan tertulis, Rabu (8/2/2017).

Penjajakan awal telah dilakukan dengan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham. Selanjutnya, pendekatan akan dilakukannya dengan sekjen parpol lain.

(Baca: Kembali ke Balkot, Ahok-Djarot Diminta Pisahkan Urusan Pilkada)

Namun, pertemuan itu tergantung pada kesepaktan semua pihak. Terkait Pilkada, Hasto mengatakan, sudah saatnya keputusan diserahkan kepada rakyat sebagai hakim tertinggi untuk menentukan pilihannya.

"Tiba saatnya bergandengan tangan. Kita gunakan masa tenang sebagai momentum merajut persahabatan sesama anak bangsa. Di situlah kita tegaskan bersama komitmen tertinggi pada kepentingan bangsa dan negara," tutur Anggota DPR periode 2004-2009 itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita serahkan kepada rakyat untuk mengambil keputusan. Apapun itu, praktek demokrasi dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat harus kita jalankan," sambungnya.

Kompas TV Ingin Pilkada Makin Mutakhir, Kemendagri Adakan Rakornas
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal, Masyarakat Diminta Tak Abaikan Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal, Masyarakat Diminta Tak Abaikan Protokol Kesehatan

Nasional
Soal Isu Reshuffle Kabinet, Arsul Sani: Hanya Pak Jokowi dan Allah yang Tahu

Soal Isu Reshuffle Kabinet, Arsul Sani: Hanya Pak Jokowi dan Allah yang Tahu

Nasional
Muktamar Ke-34 NU Akan Digelar 23-25 Desember 2021 di Lampung

Muktamar Ke-34 NU Akan Digelar 23-25 Desember 2021 di Lampung

Nasional
Saksi Akui Angin Prayitno Titipkan 81 SHM Tanah agar Tidak Disita KPK

Saksi Akui Angin Prayitno Titipkan 81 SHM Tanah agar Tidak Disita KPK

Nasional
Cerita Warga ke Jokowi soal Detik-detik Erupsi Semeru...

Cerita Warga ke Jokowi soal Detik-detik Erupsi Semeru...

Nasional
Hujan dan Ledakan di Gunung Semeru, Pencarian Korban Sulit Dilakukan

Hujan dan Ledakan di Gunung Semeru, Pencarian Korban Sulit Dilakukan

Nasional
Diperiksa KPK dalam Kasus Bupati Musi Banyuasin, Istri Alex Noerdin Irit Bicara

Diperiksa KPK dalam Kasus Bupati Musi Banyuasin, Istri Alex Noerdin Irit Bicara

Nasional
Penularan Covid-19 Rendah, Kemenkes: Jangan Lengah, Varian Delta Mendominasi dan Punya 23 Mutasi

Penularan Covid-19 Rendah, Kemenkes: Jangan Lengah, Varian Delta Mendominasi dan Punya 23 Mutasi

Nasional
UPDATE Erupsi Semeru: 34 Orang Meninggal Dunia, 22 Orang Hilang

UPDATE Erupsi Semeru: 34 Orang Meninggal Dunia, 22 Orang Hilang

Nasional
DPR Tetapkan Prolegnas Prioritas 2022, Revisi UU Cipta Kerja Masuk Daftar Kumulatif Terbuka

DPR Tetapkan Prolegnas Prioritas 2022, Revisi UU Cipta Kerja Masuk Daftar Kumulatif Terbuka

Nasional
Anggota Baleg Sebut Tak Ada Pengurangan Pasal dalam Revisi UU Cipta Kerja

Anggota Baleg Sebut Tak Ada Pengurangan Pasal dalam Revisi UU Cipta Kerja

Nasional
UPDATE 7 Desember: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 48,03 Persen

UPDATE 7 Desember: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 48,03 Persen

Nasional
PPKM Level 3 Batal Diterapkan Saat Nataru, Bagaimana Nasib Cuti ASN?

PPKM Level 3 Batal Diterapkan Saat Nataru, Bagaimana Nasib Cuti ASN?

Nasional
UPDATE: Tambah 375.878 Total Spesimen Covid-19, Positivity Rate 0,09 Persen

UPDATE: Tambah 375.878 Total Spesimen Covid-19, Positivity Rate 0,09 Persen

Nasional
UPDATE 7 Desember: Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama Lansia Capai 55,45 Persen

UPDATE 7 Desember: Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama Lansia Capai 55,45 Persen

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.