Presiden Jokowi Unggah Vlog Perdana

Kompas.com - 05/02/2017, 07:51 WIB
|
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo nge- vlog. Netizen pun heboh. Melalui akun Facebook resminya, yakni Presiden Joko Widodo, pada Sabtu (4/2/2017) sore, Jokowi mengunggah dua video blog dirinya.

Video pertama diunggah pada pukul 14.19 WIB. Jokowi, yang mengenakan kemeja putih lengan panjang tergulung, berdiri dengan latar belakang pesawat kepresidenan dan jejeran Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

"Saat ini, saya akan menuju ke turnamen Piala Presiden 2017 di Stadion Maguwohardjo, Yogyakarta. Jangan lupa menyaksikan pertandingan ini dan jaga sportivitas, fair play, ayo kita dukung terus sepak bola Indonesia," ujar Jokowi.

Unggahan pertama ini diikuti dengan caption, "20 klub sepak bola akan bertanding di Piala Presiden 2017. Yang mana tim jagoanmu?".

Pukul 18.43 WIB, Presiden kembali mengunggah satu video blog lainnya. Kali ini, ia memegang sendiri kamera videonya dengan latar belakang suasana pertandingan sepak bola.

"Saat ini, saya sedang menyaksikan pertandingan sepak bola turnamen Piala Presiden 2017 antara PSS Sleman dengan Persipura Jayapura. Ayo kita lihat sejenak. Selamat menyaksikan. Maju terus sepak bola Indonesia," tulis Jokowi.

Videonya diberi caption, "vlog saya dari Piala Presiden 2017. Seru dan meriah," tulis Jokowi.

Kedua video itu disambut hangat netizen. Kebanyakan netizen bangga atas aktvitas Presiden baru itu.

"Jangan lupa jaga kesehatan Bapak Presiden semoga panjang umur sehat walafiat sekeluarga. Aminnn," demikian tulis salah satu akun.

"Mantap...Presidenku biarkan anjing menggonggong khafilah jalan terus. Kerja kerja dan kerja," ditulis akun Facebook lainnya. 

Pengamatan Kompas.com sampai dengan Minggu, 5 Februari 2017 pukul 01.00 WIB, video pertama sudah dilihat 80.000 kali, di-share 732 kali dan terdapat 1.300 komentar.

Sementara itu, video kedua hingga 5 Februari 2017, pukul 01.00 WIB, video itu sudah dilihat 274.000 kali, di-share 4.600 kali, dan dikomentari oleh 3.200 komentar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPAI: Murid Setuju Sekolah Tatap Muka karena Sulit Pahami Materi Pelajaran

KPAI: Murid Setuju Sekolah Tatap Muka karena Sulit Pahami Materi Pelajaran

Nasional
Peneliti LIPI: Biden Tak Bisa Hanya Fokus pada Urusan Domestik AS

Peneliti LIPI: Biden Tak Bisa Hanya Fokus pada Urusan Domestik AS

Nasional
50 Persen Warteg di Jabodetabek Terancam Gulung Tikar Tahun Ini

50 Persen Warteg di Jabodetabek Terancam Gulung Tikar Tahun Ini

Nasional
Rencana Menkes Gunakan Data KPU untuk Dasar Vaksinasi Covid-19 Dinilai sebagai Bukti Kepercayaan Publik pada Sistem Informasi KPU

Rencana Menkes Gunakan Data KPU untuk Dasar Vaksinasi Covid-19 Dinilai sebagai Bukti Kepercayaan Publik pada Sistem Informasi KPU

Nasional
Positif Covid-19, Doni Monardo Imbau Masyarakat Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Positif Covid-19, Doni Monardo Imbau Masyarakat Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Nasional
Ketua Satgas Doni Monardo Positif Covid-19

Ketua Satgas Doni Monardo Positif Covid-19

Nasional
Istana Klaim Tak Obral Izin Tambang dan Sawit, Walhi Sebut Masih Ada Operasi Rusak Lingkungan

Istana Klaim Tak Obral Izin Tambang dan Sawit, Walhi Sebut Masih Ada Operasi Rusak Lingkungan

Nasional
Vaksinasi Covid-19 Tenaga Kesehatan dan Menkes yang Kapok Pakai Data Kemenkes...

Vaksinasi Covid-19 Tenaga Kesehatan dan Menkes yang Kapok Pakai Data Kemenkes...

Nasional
UPDATE: 965.283 Kasus Covid-19 dan Tingginya Keterisian RS yang Mengkhawatikan

UPDATE: 965.283 Kasus Covid-19 dan Tingginya Keterisian RS yang Mengkhawatikan

Nasional
Wacana Hidupkan Pam Swakarsa Picu Kekhawatiran, Ini Penjelasan Polri

Wacana Hidupkan Pam Swakarsa Picu Kekhawatiran, Ini Penjelasan Polri

Nasional
Menkes Budi Bicara Kekhawatiran WHO soal Ketimpangan Distribusi Vaksin Covid-19

Menkes Budi Bicara Kekhawatiran WHO soal Ketimpangan Distribusi Vaksin Covid-19

Nasional
Pemerintah Klaim Tak Obral Izin Alih Hutan, Jatam: Ada 592 Unit IPPKH di Era Jokowi

Pemerintah Klaim Tak Obral Izin Alih Hutan, Jatam: Ada 592 Unit IPPKH di Era Jokowi

Nasional
Kapolri Baru Diharap Bisa Turunkan Jumlah Aduan terhadap Polisi ke Komnas HAM

Kapolri Baru Diharap Bisa Turunkan Jumlah Aduan terhadap Polisi ke Komnas HAM

Nasional
Ridwan Kamil Usul Data Penerima Vaksin Covid-19 Diatur Pemda

Ridwan Kamil Usul Data Penerima Vaksin Covid-19 Diatur Pemda

Nasional
Kompolnas Minta Publik Tak Salah Tafsirkan Pam Swakarsa

Kompolnas Minta Publik Tak Salah Tafsirkan Pam Swakarsa

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X