Polisi Juga Selidiki Bendera Merah-Putih Berlambang Metallica

Kompas.com - 19/01/2017, 20:21 WIB
Pasukan Paskibraka bertugas menaikan Bendera Merah Putih dalam Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi HUT ke-70 RI di Istana Merdeka, Senin (17/8/2015). TRIBUNNEWS / DANY PERMANAPasukan Paskibraka bertugas menaikan Bendera Merah Putih dalam Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi HUT ke-70 RI di Istana Merdeka, Senin (17/8/2015).
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Seiring dengan penyelidikan dugaan penghinaan bendera negara merah-putih berbahasa Arab, Polri juga menyelidiki dugaan perkara yang sama atas beredarnya foto bendera merah-putih berlambang Metallica.

"Saya juga mendapatkan data itu. Kami baru dapat data itu. Sehingga kami akan lakukan penyelidikan juga," ujar Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (19/1/2017).

Bentuk penyelidikan yang dilakukan polisi, yakni memastikan apakah foto tersebut asli atau hasil editan. Polisi akan memeriksa saksi-saksi yang terkait atau meminta keterangan ahli.

"Intinya kami pelajari dulu," ujar Tito.

(Baca: Soal Bendera Merah Putih di Demo FPI, Polri Lakukan Digital Forensik)

Lantaran masih dalam tahap penyelidikan, Tito belum mau memaparkan lebih detail soal perkara itu.

Meski demikian, menurut Tito, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan, bendera merah-putih memang tidak boleh ditambahi unsur lain.

"Memang ada aturan hukum bahwa bendera merah putih itu tidak boleh ada coretan lain-lain. Nah, sekarang ini kita sedang mencari dulu," ujar Tito.

Sementara, soal perkara dugaan penghinaan bendera negara merah-putih berbahasa Arab sendiri, polisi masih memeriksa saksi-saksi. Ia berharap pemegang bendera itu dapat segera didengar keterangannya.

(Baca: PI Duga Pembawa Bendera Merah Putih yang Ada Tulisannya adalah Penyusup)

"Setelah ada (hadir), kami akan mintai keterangannya, itu maksudnya apa? Kalau ada pelanggaran pidana, kami proses. Tapi kalau tidak ada, ya sudah," ujar Tito.

Diberitakan sebelumnya, dalam sejumlah tayangan video dan foto, unjuk rasa FPI di Mabes Polri, Senin (16/1/2017) kemarin menunjukkan ada bendera merah-putih yang dibubuhi tulisan Arab dan gambar pedang, mirip seperti bendera Arab Saudi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Raden Prabowo Argo Yuwono memastikan, hal itu melanggar undang-undang. Polisi pun tidak memerlukan laporan untuk menindak pelanggaran itu.

Seiring dengan itu, beredar di media sosial grup musik Metallica memegang bendera merah-putih dengan dibubuhi lambang Metallica. Di bawah lambang itu, tertulis "Solo-Indonesia".

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

CLS UGM: Diskusi soal Pemberhentian Presiden Bersifat Akademis, Tak Terkait Politik

CLS UGM: Diskusi soal Pemberhentian Presiden Bersifat Akademis, Tak Terkait Politik

Nasional
Terkait Pelantikan Iman Brotoseno, Komisi I Sebut Dewas TVRI Langgar UU MD3

Terkait Pelantikan Iman Brotoseno, Komisi I Sebut Dewas TVRI Langgar UU MD3

Nasional
Koalisi Masyarakat Sipil Penolak UU Minerba Gelar Sidang Rakyat

Koalisi Masyarakat Sipil Penolak UU Minerba Gelar Sidang Rakyat

Nasional
KPK Minta ICW Hormati Putusan Hakim Terkait Kader PDI-P Saeful Bahri

KPK Minta ICW Hormati Putusan Hakim Terkait Kader PDI-P Saeful Bahri

Nasional
Muhaimin Iskandar Minta Pelaksanaan 'New Normal' Diawasi Ketat

Muhaimin Iskandar Minta Pelaksanaan "New Normal" Diawasi Ketat

Nasional
Kuasa Hukum: Pernyataan Farid Gaban Merupakan Kritik, Tak Dilandasi Niat Jahat

Kuasa Hukum: Pernyataan Farid Gaban Merupakan Kritik, Tak Dilandasi Niat Jahat

Nasional
Komite Penyelamat TVRI Kecam Pelantikan Iman Brotoseno sebagai Dirut

Komite Penyelamat TVRI Kecam Pelantikan Iman Brotoseno sebagai Dirut

Nasional
Mendagri Terbitkan Pedoman 'New Normal', Atur Protokol di Mal hingga Salon

Mendagri Terbitkan Pedoman "New Normal", Atur Protokol di Mal hingga Salon

Nasional
Pemerintah Diminta Susun Panduan 'New Normal' Bersama Pemda

Pemerintah Diminta Susun Panduan "New Normal" Bersama Pemda

Nasional
Pemerintah Targetkan 4 Juta Tenaga Kerja lewat Proyek Strategis Nasional

Pemerintah Targetkan 4 Juta Tenaga Kerja lewat Proyek Strategis Nasional

Nasional
Jubir Pemerintah: Perasaan Gembira Kunci Imunitas Tubuh dari Covid-19

Jubir Pemerintah: Perasaan Gembira Kunci Imunitas Tubuh dari Covid-19

Nasional
KPK Setor Rp 1,1 Miliar ke Kas Negara

KPK Setor Rp 1,1 Miliar ke Kas Negara

Nasional
Lima Provinsi dengan Kenaikan Kasus Positif Covid-19 Tertinggi pada 29 Mei

Lima Provinsi dengan Kenaikan Kasus Positif Covid-19 Tertinggi pada 29 Mei

Nasional
Masa Pemberian Bansos Diperpanjang hingga Desember, namun Nilainya Berkurang

Masa Pemberian Bansos Diperpanjang hingga Desember, namun Nilainya Berkurang

Nasional
Wapres Ma'ruf Akui Banyak Hal yang Harus Diperbaiki dalam Penanganan Covid-19

Wapres Ma'ruf Akui Banyak Hal yang Harus Diperbaiki dalam Penanganan Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X