Jokowi Sudah Pilih Sekretaris MA Pengganti Nurhadi

Kompas.com - 18/01/2017, 19:07 WIB
Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi di Istana, Kamis (12/1) IhsanuddinStaf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi di Istana, Kamis (12/1)
Penulis Ihsanuddin
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi mengungkapkan, Presiden Joko Widodo telah memilih satu dari tiga nama yang diajukan untuk menjadi Sekretaris Mahkamah Agung.

Johan mengaku belum mengetahui siapa yang ditunjuk Jokowi.

"Jadi, tadi sudah saya konfirmasi bahwa sudah ada keputusan pemilihan dari Sekretaris MA dari tiga yang dicalonkan. Tetapi memang nama itu belum disampaikan ke MA," kata Johan, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (18/1/2017).

Sebelumnya, MA mengirimkan tiga nama calon pengganti Nurhadi, yakni, Achmad Setyo Pudjoharsoyo, Aco Nur, dan Imron Rosyadi.


Menurut Johan, Jokowi nantinya bakal mengeluarkan keputusan presiden untuk menetapkan pengganti Nurhadi yang telah mengundurkan diri.

"Nanti ada Keppres-nya, tapi nama itu belum disampaikan ke MA," ujar Johan.

Achmad Setyo Pudjoharsoyo merupakan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Barat; Imron Rosyadi merupakan mantan Ketua Pengadilan Agama Jakarta Selatan yang kini bertugas di Pengadilan Tinggi Agama Medan.

Sementara itu, Aco Nur saat ini bertugas sebagai Pelaksana Tugas Sekretaris MA menggantikan Nurhadi.

Sebelum diserahkan kepada Jokowi, nama-nama tersebut telah menjalani seleksi administrasi, penulisan makalah, uji kompetensi, presentasi, dan wawancara yang dilakukan oleh Panitia Seleksi Sekretaris MA.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X