Kompas.com - 18/01/2017, 09:53 WIB
|
EditorSabrina Asril

Tedy, salah seorang pekerja di sana, menjelaskan penggunaan nama Asgar ini untuk menunjukkan identitas mereka yang memang berasal dari Garut.

“Pemiliknya asli Garut, saya juga asli Garut, dia (menunjuk rekannya sesama pemotong rambut) juga asli Garut,” jelas Tedy kepada Kompas.com, Selasa (17/1/2017).

Pangkas Rambut Asgar di Jalan Haji Senen ini sudah masuk tahun kelima sejak awal mulai beroperasi.

Tempatnya sederhana, berukuran 4x3 meter dengan dua buah kursi tempat memotong rambut dan dua buah kipas angin yang ditempel di langit-langit. Tempat ini tidak sepi pelanggan dan kalah saing dengan barbershop.

“Walaupun di sini enggak kayak di barbershop, masih banyak yang potong di sini. Warga sekitar, mahasiswa Binus juga ada,” jelas Tedy.

Apabila dirata-ratakan, per hari bisa mencapai 15 pelanggan yang potong rambut di sini.

Menurut Tedy, meskipun barbershop memberikan fasilitas dan pelayanan lebih, Pangkas Rambut Asgar memberikan tarif yang murah. Para pengunjung cukup membayar Rp 15.000 untuk potong rambut, dan tambahan Rp 5.000 untuk potong atau merapikan kumis dan jenggot.

“Untuk urusan model potongan, (kita) tidak kalah dengan barbershop,” aku Teddy.

(Baca: Cukur di Pangkas Rambut Anak Muda, Jokowi Diajak Kaesang)

Kompas.com juga sempat berbincang-bincang dengan Dadang, salah satu pelanggan setia Pangkas Rambut Asgar. Dadang menjadi pelanggan setia di sana sudah lebih dari empat tahun, atau sejak awal tempat potong rambut ini beroperasi.

“Kenapa jadi pelanggan setia di sini, karena sudah cocok dihati,” ungkap Dadang sambil tertawa.

Selain harga murah dan suasana keakraban yang ada, pengunjung juga diberkan bonus setelah rambutnya dipotong yakni pijatan ringan yang bisa membuat pikiran lebih rileks.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggal 8 Juli Hari Memperingati Apa?

Tanggal 8 Juli Hari Memperingati Apa?

Nasional
Perkawinan Beda Agama Menurut Hukum Positif di Indonesia

Perkawinan Beda Agama Menurut Hukum Positif di Indonesia

Nasional
Aturan Perkawinan Campuran di Indonesia

Aturan Perkawinan Campuran di Indonesia

Nasional
Kakak Bupati Langkat Disebut Bisa Atur Tender Proyek, Hanya Menangkan Perusahaan Pribadi dan Orang Terdekat Terbit

Kakak Bupati Langkat Disebut Bisa Atur Tender Proyek, Hanya Menangkan Perusahaan Pribadi dan Orang Terdekat Terbit

Nasional
Muncul Istilah 'Ring 1' di Kasus Bupati Langkat, Berisi Orang Dekat Terbit Perangin-angin

Muncul Istilah "Ring 1" di Kasus Bupati Langkat, Berisi Orang Dekat Terbit Perangin-angin

Nasional
PKS Ajukan Judicial Review Presidential Threshold ke MK, HNW: Membuktikan Parpol Peduli pada Rakyat

PKS Ajukan Judicial Review Presidential Threshold ke MK, HNW: Membuktikan Parpol Peduli pada Rakyat

Nasional
Peneliti LSI: Poros PDI-P Cenderung Unggul di Kelompok Pendapatan dan Pendidikan Rendah

Peneliti LSI: Poros PDI-P Cenderung Unggul di Kelompok Pendapatan dan Pendidikan Rendah

Nasional
Ada Perubahan Ancaman Pidana Unjuk Rasa Tanpa Izin dalam Draf RKUHP, dari 1 Tahun Jadi 6 Bulan

Ada Perubahan Ancaman Pidana Unjuk Rasa Tanpa Izin dalam Draf RKUHP, dari 1 Tahun Jadi 6 Bulan

Nasional
Demokrat Komunikasi Intens dengan Beberapa Parpol, Jubir: Mengarah ke Kesepakatan Koalisi

Demokrat Komunikasi Intens dengan Beberapa Parpol, Jubir: Mengarah ke Kesepakatan Koalisi

Nasional
Keppres Pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke IKN Akan Diterbitkan pada 2024

Keppres Pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke IKN Akan Diterbitkan pada 2024

Nasional
Presiden ACT Kaget atas Pencabutan Izin dari Kemensos

Presiden ACT Kaget atas Pencabutan Izin dari Kemensos

Nasional
Peneliti LSI Sebut KIB Cenderung Unggul di Pemilih Komunitas Digital

Peneliti LSI Sebut KIB Cenderung Unggul di Pemilih Komunitas Digital

Nasional
Mendag Klaim Harga Minyak Goreng Rp 14.000, Pedagang Pasar: Faktanya Tidak Begitu

Mendag Klaim Harga Minyak Goreng Rp 14.000, Pedagang Pasar: Faktanya Tidak Begitu

Nasional
Tegur Saksi di Sidang Bupati Langkat, Hakim: Plong Saja, Ngomong Apa Adanya!

Tegur Saksi di Sidang Bupati Langkat, Hakim: Plong Saja, Ngomong Apa Adanya!

Nasional
Bantah Muhaimin Langgar Kode Etik Terkait Panja Vaksin, Fraksi PKB Beberkan Alasannya

Bantah Muhaimin Langgar Kode Etik Terkait Panja Vaksin, Fraksi PKB Beberkan Alasannya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.