Disambut Jokowi, PM Abe Datang ke Istana Bogor Dikawal Pasukan Berkuda

Kompas.com - 15/01/2017, 15:51 WIB
Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe saat pertemuan bilateral, Jumat (27/5/2016). Biro Pers lstanaPresiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe saat pertemuan bilateral, Jumat (27/5/2016).
|
EditorSandro Gatra

BOGOR, KOMPAS.com — Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe akan menemui Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Minggu (15/1/2017) sore, dalam rangka kunjungan kenegaraan.

Berdasarkan briefing press, Presiden Jokowi akan menyambut Abe di titik pertama, yakni halaman depan Istana Bogor.

"Nantinya, PM Abe masuk ke Istana Bogor dikawal pasukan berkuda," ujar Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Selanjutnya, Presiden akan membawa PM Abe ke dalam Istana Bogor.

Direncanakan, Presiden dan Abe akan berbincang empat mata di beranda Istana Bogor. Momen itu dikenal dengan nama veranda talk.

Setelah berbincang empat mata, Presiden dan Abe akan memimpin masing-masing delegasinya untuk melaksanakan perbincangan bilateral dua negara.

Perbincangan bilateral itu digelar di ruang induk Istana Bogor. Selanjutnya, Jokowi dan Abe akan mengadakan join press statement.

"Jika cuaca hujan, join press statement itu akan digelar di teras Istana. Namun, jika cuaca cerah, akan digelar di halaman Istana Bogor menghadap ke Kebun Raya Bogor," ujar Bey.

Usai itu, Presiden Jokowi akan menemui sejumlah pengusaha asal Jepang.

Rangkaian pertemuan tersebut akan ditutup dengan acara jamuan makan malam spesial di Istana Bogor. PM Abe dan jajaran pejabat dan pengusaha akan menjadi tamu jamuan makan malam.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menkumham Sebut Pemerintah Akan Bangun Tiga Lapas Khusus Teroris di Nusakambangan

Menkumham Sebut Pemerintah Akan Bangun Tiga Lapas Khusus Teroris di Nusakambangan

Nasional
Berembus Isu 'Reshuffle' akibat Penggabungan Kemenristek dan Kemendikbud, Sekjen PDI-P: Serahkan ke Presiden

Berembus Isu "Reshuffle" akibat Penggabungan Kemenristek dan Kemendikbud, Sekjen PDI-P: Serahkan ke Presiden

Nasional
Sekjen PDI-P Ungkap Pertemuan Jokowi dan Megawati Pekan Lalu, Ini yang Dibahas

Sekjen PDI-P Ungkap Pertemuan Jokowi dan Megawati Pekan Lalu, Ini yang Dibahas

Nasional
UPDATE Gempa Malang: 7 Orang Meninggal Dunia, 2 Luka Berat

UPDATE Gempa Malang: 7 Orang Meninggal Dunia, 2 Luka Berat

Nasional
Berdasarkan Data BNPB, Ada 174 Korban Jiwa akibat Banjir di NTT, 48 Orang Masih Hilang

Berdasarkan Data BNPB, Ada 174 Korban Jiwa akibat Banjir di NTT, 48 Orang Masih Hilang

Nasional
Menhan Prabowo Bentuk Detasemen Kawal Khusus untuk Tamu Militer Kemenhan

Menhan Prabowo Bentuk Detasemen Kawal Khusus untuk Tamu Militer Kemenhan

Nasional
Dibiayai APBN, Satgas BLBI akan Laporkan Hasil Kerja ke Menkeu dan Presiden

Dibiayai APBN, Satgas BLBI akan Laporkan Hasil Kerja ke Menkeu dan Presiden

Nasional
Survei IPO: AHY Ungguli Prabowo sebagai Tokoh Potensial di Pilpres 2024

Survei IPO: AHY Ungguli Prabowo sebagai Tokoh Potensial di Pilpres 2024

Nasional
Satgas BLBI Bertugas Hingga 2023, Ini Susunan Organisasinya

Satgas BLBI Bertugas Hingga 2023, Ini Susunan Organisasinya

Nasional
Jokowi Teken Keppres Nomor 6/2021, Tegaskan Pembentukan Satgas BLBI

Jokowi Teken Keppres Nomor 6/2021, Tegaskan Pembentukan Satgas BLBI

Nasional
PDI-P Apresiasi Dukungan DPR atas Peleburan Kemenristek dan Kemendikbud

PDI-P Apresiasi Dukungan DPR atas Peleburan Kemenristek dan Kemendikbud

Nasional
Kemenag Bantah Informasi Soal Vaksin Sinovac yang Tak Bisa Digunakan Sebagai Syarat Umrah

Kemenag Bantah Informasi Soal Vaksin Sinovac yang Tak Bisa Digunakan Sebagai Syarat Umrah

Nasional
UPDATE 10 April: 5.041.654 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 9.927.110 Dosis Pertama

UPDATE 10 April: 5.041.654 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 9.927.110 Dosis Pertama

Nasional
UPDATE 10 April: Ada 59.139 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 10 April: Ada 59.139 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 10 April: 64.091 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

UPDATE 10 April: 64.091 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X