Polisi Sebut Pelaku Pembakaran Sekretariat GMBI yang di Bawah Umur Itu Jemaah Pengajian

Kompas.com - 14/01/2017, 13:19 WIB
Petugas kepolisian melakukan olah TKP di Sekretariat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di Desa Tegalwaru, Kecamatan Ciampea,  Kabupaten Bogor, Jumat (13/01/2017). Kontributor Bogor, Ramdhan Triyadi BempahPetugas kepolisian melakukan olah TKP di Sekretariat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di Desa Tegalwaru, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jumat (13/01/2017).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Bogor mengamankan 20 orang yang diduga terlibat perusakan dan pembakaran Sekretariat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia ( GMBI) di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jumat (13/01/2017). Dari 20 orang tersebut, beberapa di antaranya masih di bawah umur.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Rikwanto saat ditemui di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Sabtu (14/1/2017).

"Mereka ada sekitar 5-6 orang. Mereka yang masih di bawah umur tersebut adalah jemaah pengajian setempat," ujar Rikwanto.

(Baca juga: Mabes Polri Tak Persoalkan Kapolda Jabar Jadi Ketua Dewan Pembina GMBI)

Sebelumnya, Kepala Polres Bogor Ajun Komisaris Besar AM Dicky mengatakan, saat ini ke-20 orang yang diamankan tersebut masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Bogor.

Dicky menuturkan, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (13/01/2017) sekitar pukul 03.00 WIB.

Diduga, aksi perusakan dan pembakaran tersebut buntut dari bentrokan di depan Mapolda Jabar, Kamis (12/1/2017).

(Baca juga: Soal Bentrok FPI dan GMBI, Aher Pesan "Tahan Diri dan Emosi")

Seperti diketahui, massa FPI dan GMBI mengawal pemeriksaan pimpinan FPI Rizieq Shihab sebagai saksi dalam kasus penodaan lambang negara.

Kedua massa yang bertentangan tersebut sempat bersitegang dan ricuh di depan Mapolda Jabar, tempat pemeriksaan Rizieq berlangsung.

Kepolisian Daerah Jawa Barat pun merilis peristiwa perusakan dan pembakaran yang diduga dilakukan oleh massa salah satu kubu.

Jumlahnya kurang lebih 150 orang dan dipimpin H Basyit dari Pondok Pesantren At Taqwa Cikampak, Ciampea, Bogor.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menlu Sebut 907 WNI Peserta Jamaah Tabligh Berada di Luar Negeri, Paling Banyak di India

Menlu Sebut 907 WNI Peserta Jamaah Tabligh Berada di Luar Negeri, Paling Banyak di India

Nasional
UI Kembangkan Ventilator Pasien Corona, Diklaim Lebih Murah dan Mudah

UI Kembangkan Ventilator Pasien Corona, Diklaim Lebih Murah dan Mudah

Nasional
Bantu Tangani Covid-19, UI Kembangkan Ventilator Transport Lokal Rendah Biaya

Bantu Tangani Covid-19, UI Kembangkan Ventilator Transport Lokal Rendah Biaya

Nasional
Kawal Distribusi APD, Puan Minta Pemerintah Miliki Database Real-time

Kawal Distribusi APD, Puan Minta Pemerintah Miliki Database Real-time

Nasional
Pandemi Covid-19, Komnas HAM Minta Pengesahan RKUHP Ditunda

Pandemi Covid-19, Komnas HAM Minta Pengesahan RKUHP Ditunda

Nasional
MUI: Jika Wabah Covid-19 Masih Tak Terkendali, Shalat Idul Fitri Ditiadakan

MUI: Jika Wabah Covid-19 Masih Tak Terkendali, Shalat Idul Fitri Ditiadakan

Nasional
RUU Pemasyarakatan, Syarat Pembebasan Napi Koruptor Harus Diperketat

RUU Pemasyarakatan, Syarat Pembebasan Napi Koruptor Harus Diperketat

Nasional
Pemerintah Serahkan 7.000 APD ke Dokter Gigi dan Dokter Spesialis THT

Pemerintah Serahkan 7.000 APD ke Dokter Gigi dan Dokter Spesialis THT

Nasional
17.616 Orang Mendaftarkan Diri jadi Relawan Penanganan Covid-19

17.616 Orang Mendaftarkan Diri jadi Relawan Penanganan Covid-19

Nasional
MUI Minta Masyarakat Patuhi Panduan Kemenag soal Ibadah Ramadhan di Tengah Pandemi

MUI Minta Masyarakat Patuhi Panduan Kemenag soal Ibadah Ramadhan di Tengah Pandemi

Nasional
Jokowi Instruksikan Dana Desa Digunakan untuk Program Padat Karya Tunai

Jokowi Instruksikan Dana Desa Digunakan untuk Program Padat Karya Tunai

Nasional
Puan Dorong Pemerintah Miliki Data Valid soal Distribusi APD

Puan Dorong Pemerintah Miliki Data Valid soal Distribusi APD

Nasional
Presiden Perlu Perjelas Keputusan dalam Penanganan Wabah Covid-19

Presiden Perlu Perjelas Keputusan dalam Penanganan Wabah Covid-19

Nasional
Korpri Usul THR Diprioritaskan untuk Guru dan Pensiunan PNS

Korpri Usul THR Diprioritaskan untuk Guru dan Pensiunan PNS

Nasional
Jokowi Beri BLT Rp 600.000 Per Keluarga, Ini Syaratnya

Jokowi Beri BLT Rp 600.000 Per Keluarga, Ini Syaratnya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X