Kompas.com - 14/01/2017, 12:29 WIB
Penulis Dani Prabowo
|
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengusulkan agar sistem pemilihan pada pemilu serentak 2019 diubah.

Tak lagi menganut sistem tertutup seperti saat ini, melainkan diubah menjadi sistem terbuka.

Hal itu diungkapkan Riza saat diskusi bertajuk ‘RUU Pemilu dan Masa Depan Demokrasi’ di Jakarta, Sabtu (14/1/2017).

Hadir dalam diskusi tersebut Ketua Pansus RUU Pemilu Lukman Edy, anggota Komisi II DPR Arteria Dahlan, Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay, dan pakar hukum tata negara Margarito Kamis.

“Kami dari Gerindra mengusulkan agar sistemnya harus terbuka, jangan sistem tertutup. Itu sudah pilihan,” ujar Riza.

Melalui sistem terbuka, kesempatan masyarakat untuk memilih wakil rakyatnya duduk di kursi Dewan lebih besar.

Ia beranggapan, selama ini partai politik telah diberikan kesempatan untuk menentukan siapa calon-calon anggota legislatif yang akan duduk di Parlemen

“Pilihan terakhir biar rakyat yang menentukan, bukan partai lagi,” kata dia.

Proses pembahasan RUU Pemilu masih berlangsung hingga saat ini. Pansus RUU Pemilu menargetkan pembahasan rampung April tahun ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.