Kompas.com - 13/01/2017, 15:59 WIB
Penulis Dani Prabowo
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Presiden Jusuf Kalla angkat bicara soal bentrokan antara ormas Front Pembela Islam dan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di Jawa Barat.

Wapres menegaskan, pemerintah menyerahkan kasus tersebut ke aparat kepolisian.

"Kalau mendengarkan masing-masing pihak berbeda-beda isunya, semua mengaku diserang. Jadi biar kita beri kesempatan ke polisi untuk memeriksa itu," kata Kalla di Kantor Wapres, Jumat (13/1/2017).

Kalla mengimbau agar semua ormas dapat turut menjaga keamanan dan ketertiban. Ia meminta agar siapa pun pihak yang menjadi dalang kericuhan dihukum.

Dengan demikian, diharapkan kasus serupa tidak terulang kembali pada masa mendatang.

"Pemerintah selalu mengingatkan jangan ada pengerahan massa besar-besaran, apalagi saling berlawanan," ujarnya.

Bentrokan antara kedua ormas itu terjadi seusai pemeriksaan pemimpin FPI Rizieq Shihab di Mapolda Jawa Barat, Kamis (12/1/2017) siang.

(Baca: Usai Rizieq Shihab Diperiksa, FPI Bentrok dengan Ormas di Bandung)

Rizieq diperiksa terkait kasus dugaan penistaan lambang negara atas laporan Sukmawati Soekarnoputri.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.