Polri Benarkan Kapolda Jabar Jadi Ketua Dewan Pembina GMBI

Kompas.com - 13/01/2017, 14:13 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Kombes Pol Rikwanto di Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta, Rabu (7/12/2016) Lutfy Mairizal PutraKepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Kombes Pol Rikwanto di Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta, Rabu (7/12/2016)
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto membenarkan bahwa Kapolda Jawa Barat Anton Charliyan merupakan Ketua Dewan Pembina Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI).

Ormas ini sempat mengawal pemeriksaan pimpinan FPI Rizieq Shihab sebagai saksi dalam kasus dugaan penodaan lambang negara di Mapolda Jawa Barat.

Sekretariat ormas tersebut di Bogor kemudian dibakar oleh kelompok lain yang diduga dipicu oleh isu penusukan anggota FPI.

"Memang demikian. Namun, masalah pidananya siapa berbuat apa," ujar Rikwanto, di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Jumat (13/1/2017).

Rikwanto menganggap wajar keterlibatan Anton dalam sebuah ormas. Bukan hal baru jika polisi akrab dengan ormas tertentu.

"Pejabat kepolisian di tempat manapun sering diminta ke perkumpulan tertentu," kata Rikwanto.

Namun, jika ada dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh kelompok tersebut, tak serta merta menyalahkan pengurusnya.

"Kalau yang ada tindak pidana itu tanggung jawab pribadi siapapun dia," kata Rikwanto.

Pembakaran Sekretariat GMBI di Bogor diduga dipicu oleh isu penusukan anggota FPI dan perusakan mobil akibat bentrok.

Namun, kata Rikwanto, isu tersebut tidak jelas kebenarannya.

"Itu berita yang beredar di medsos. Sampai saat ini sudah saya konfirmasikan ke Polda Jabar, itu belum ada faktanya," ujar Rikwanto.

Rikwanto mengimbau ormas dan masyarakat untuk tidak mudah terpanving dengan pemberitaan di media sosial.

Masyarakat diminta cerdas dengan tidak memercayai begitu saja informasi yang ada.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X