Kompas.com - 09/01/2017, 16:12 WIB
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat menjadi pembicara kunci dalam seminar dan bedah buku KOMPAS.com/INDRA AKUNTONOKetua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat menjadi pembicara kunci dalam seminar dan bedah buku "Revolusi Pancasila" di Jakarta Convention Center, Selasa (27/10/2015).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com — Peringatan HUT ke-44 PDI Perjuangan, Selasa (10/1/2017), akan diisi dengan berbagai acara.

Agenda acara itu mulai dari pidato Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo, hingga simbolisasi penyerahan tanaman.

Soal pidato Megawati, Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira mengungkapkan, Megawati akan menyampaikan pesan penting.

"Ketua Umum akan menyampaikan instruksi kepada kader PDI-P untuk menjadi garda terdepan menjaga pilar bangsa, NKRI, Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika," ujar Andreas di Kantor DPP PDI-P, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/1/2017).

Megawati juga akan mengajak semua kader PDI-P untuk turut serta menjaga kedaulatan NKRI.

Selain itu, partai berlambang banteng bermoncong putih itu akan mencanangkan dukungan terhadap program rehabilitasi hutan dan lahan di Indonesia.

Kader PDI-P akan menyerahkan tanaman kepada Ketua Umum sebagai simbolisasi dukungan atas rehabilitasi hutan dan lahan.

"Ketua Umum akan meminta kader menjaga keberlanjutan hidup tanaman agar di daerah masing-masing menjadi hijau," ujar Andreas.

Di sela acara, lembaga internasional ISO juga direncanakan menyerahkan sertifikasi kepada PDI-P atas kategori partai politik yang telah diuji kredibilitasnya.

Acara HUT ke-44 PDI-P sendiri digelar di Assembly Hall JCC Senayan. Acara itu mengangkat tema "PDI-P Rumah Bangsa untuk Indonesia Raya".

Panitia mengundang sebanyak 5.000 orang, mulai dari struktur PDI-P dari pusat hingga cabang dan ranting, anggota legislatif tingkat pusat hingga daerah, calon-calon kepala daerah, Wakil Presiden Jusuf Kalla, sejumlah menteri Kabinet Kerja, tokoh masyarakat, dan budayawan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi: 10 Provinsi Pertumbuhan Ekonominya Positif, 24 Lainnya Negatif Semua

Jokowi: 10 Provinsi Pertumbuhan Ekonominya Positif, 24 Lainnya Negatif Semua

Nasional
Jokowi: Mobilitas Warga di Tempat Wisata Tinggi Sekali Selama Lebaran

Jokowi: Mobilitas Warga di Tempat Wisata Tinggi Sekali Selama Lebaran

Nasional
Okupansi Hotel di 4 Provinsi Naik 43 hingga 80 Persen, Jokowi Singgung 'Gas dan Rem'

Okupansi Hotel di 4 Provinsi Naik 43 hingga 80 Persen, Jokowi Singgung "Gas dan Rem"

Nasional
Vaksinasi Covid-19 Tahap 3 Akan Dimulai di 4 Kota Besar, Jakarta Jadi Pilot Project

Vaksinasi Covid-19 Tahap 3 Akan Dimulai di 4 Kota Besar, Jakarta Jadi Pilot Project

Nasional
Jokowi Minta Pemda Tekan Keterisian RS Rujukan Covid-19 hingga di Bawah 50 Persen

Jokowi Minta Pemda Tekan Keterisian RS Rujukan Covid-19 hingga di Bawah 50 Persen

Nasional
Covid-19 Melonjak di Negara Tetangga, Jokowi: Hati-hati Pandemi Gelombang Kedua

Covid-19 Melonjak di Negara Tetangga, Jokowi: Hati-hati Pandemi Gelombang Kedua

Nasional
Polri Masih Perbaiki Berkas Perkara Unlawful Killing Laskar FPI

Polri Masih Perbaiki Berkas Perkara Unlawful Killing Laskar FPI

Nasional
Tingkatkan Akurasi Data Penyaluran Bansos, Kemensos Manfaatkan Sistem Digital

Tingkatkan Akurasi Data Penyaluran Bansos, Kemensos Manfaatkan Sistem Digital

Nasional
Jokowi: Hati-hati, Kasus Aktif Covid-19 Meningkat di 15 Provinsi

Jokowi: Hati-hati, Kasus Aktif Covid-19 Meningkat di 15 Provinsi

Nasional
Kuasa Hukum RJ Lino Minta Majelis Hakim Nyatakan Penyidikan yang Dilakukan KPK Tidak Sah

Kuasa Hukum RJ Lino Minta Majelis Hakim Nyatakan Penyidikan yang Dilakukan KPK Tidak Sah

Nasional
Jokowi: Jumlah Warga yang Nekat Mudik Ternyata Masih Banyak, 1,5 Juta

Jokowi: Jumlah Warga yang Nekat Mudik Ternyata Masih Banyak, 1,5 Juta

Nasional
Jokowi Akui Tracing dan Treatment dalam Penanganan Covid-19 Lemah

Jokowi Akui Tracing dan Treatment dalam Penanganan Covid-19 Lemah

Nasional
Jokowi: Semakin Banyak Testing Covid-19 Semakin Baik

Jokowi: Semakin Banyak Testing Covid-19 Semakin Baik

Nasional
Vaksin Covid-19 Novavax dan Pfizer Tiba Juni-Juli untuk Program Vaksinasi Pemerintah

Vaksin Covid-19 Novavax dan Pfizer Tiba Juni-Juli untuk Program Vaksinasi Pemerintah

Nasional
3 Laporan Terkait Azis Syamsuddin Sudah Lengkap, MKD DPR RI Akan Panggil Pelapor

3 Laporan Terkait Azis Syamsuddin Sudah Lengkap, MKD DPR RI Akan Panggil Pelapor

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X