Kompas.com - 01/01/2017, 19:34 WIB
Penulis Dani Prabowo
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Disaster Victims Investigation Polri telah diterjunkan guna mengidentivikasi korban meninggal dunia dalam musibah kecelakaan kapal penumpang Zahro Express.

Saat ini, korban meninggal dunia yang berjumlah 20 jiwa tengah diidentifikasi di RS Polri Kramat Jati.

"Sesuai laporan Ketua Tim DVI Polda Metro, 20 jenazah sudah tiba di Kramat Jati untuk diidentifikasi," ujar Direktur Eksekutif DVI Polri Kombes Pol Anton Castilani melalui pesan singkat, Minggu (1/1/2016).

Ia menambahkan, proses olah tempat kejadian perkara di Pelabuhan Kali Adem juga telah selesai.

Sementara itu, untuk memudahkan proses identifikasi, tim DVI Polda Metro Jaya juga telah membuka posko di RS Polri untuk mengumpulkan data yang diperlukan dari keluarga korban, baik itu antemortem maupun postmortem.

"DVI Polda Metro membuka posko antemortem di Kramat Jati," ujarnya.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyebut ada 23 korban tewas akibat terbakarnya kapal. Namun, tiga jenazah sudah berhasil diidentifikasi.

(Baca: BNPB Sebut Jumlah Korban Tewas dari Kapal Terbakar 23 Orang)

Kapal Zahro Express terbakar saat beranjak dari salah satu pelabuhan di Muara Angke menuju Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Minggu (1/1/2017) pagi.

Penumpang kapal tersebut merupakan wisatawan yang hendak menghabiskan masa liburan awal tahun 2017 dengan rekreasi ke Pulau Tidung, Kepulauan Seribu.

Penyebab terbakarnya kapal masih terus diselidiki. Untuk sementara, Kementerian Perhubungan menduga penyebab terjadi kebakaran adalah akibat korsleting listrik di ruang mesin.

"Dugaan sementara, insiden itu kemungkinan besar akibat korsleting di ruang mesin," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Laut Tonny Budiono melalui keterangan tertulis, Minggu.

(Baca: Kemenhub Duga Kapal Zahro Express Terbakar akibat Korsleting Listrik)

Kompas TV 20 Korban Kapal Terbakar Dibawa ke RS Atma Jaya
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.