Kompas.com - 25/12/2016, 09:28 WIB
Sambil membawa lilin, dua umat Katolik mengikuti dengan khidmat Misa Natal di Gereja Katedral Hati Kudus Yesus, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (25/12/2003). KOMPAS/ IWAN SETIYAWANSambil membawa lilin, dua umat Katolik mengikuti dengan khidmat Misa Natal di Gereja Katedral Hati Kudus Yesus, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (25/12/2003).
EditorAmir Sodikin

Dalam hal demokrasi, kita pun punya pekerjaan rumah yang tidak mudah. Pada 15 Februari 2017, kualitas dan praksis demokrasi kita diuji kembali.

Pemilihan umum kepala daerah serentak sebagai sarana mematangkan demokrasi kita menjadi ujian bagi partisipasi sekaligus praktik berpolitik masyarakat dan peningkatan kualitas pelaksanaan pesta demokrasi.

Semua tantangan kemanusiaan ini harus kita hadapi. Warta malaikat kepada para gembala meneguhkan kita dengan mengatakan, ”Jangan takut.”

Kita sebagai warga negara dipanggil untuk ambil bagian sesuai tugas dan panggilan kita saat ini. Dalam hal ini, kita bisa belajar dari kisah kelahiran Yesus.

Ada pemimpin dan elite politik (Herodes), orang-orang pandai dan terdidik (orang- orang majus), ada pemimpin dan ahli agama (imam dan ahli Taurat), ada orang kecil dan sederhana (para gembala), ada keluarga dan anak-anak (Yosef, Maria, dan bayi Yesus).

Jangan menjadi Herodes, yang penuh kebencian, menggenggam erat kekuasaan dan uang, mematikan semua yang hening dan bening. Bukalah hati dan budi agar tidak mati.

Biarkanlah hati bernyanyi nyaring, bergerak melihat penderitaan dan keprihatinan di sekitarnya. Sekali lagi, kita perlu pendidikan suara hati!

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika orang-orang yang mumpuni berani menyuarakan suara hati, Silent Night, Holy Night akan dialami oleh banyak orang. Orang yang menyediakan waktu untuk masuk ke lubuk hatinya, mendengarkan suara hati, dialah yang mendengarkan warta Allah bagi diri dan orang-orang sekitarnya.

Dialah pemimpin yang akan membela rakyatnya; dialah sang guru yang mengajar dengan bijak; dialah pemimpin agama yang berujar penuh kedamaian. Holy night sungguh bisa mewujudkan kedamaian di masyarakat Indonesia.

Sebagaimana cinta adalah pengalaman dan rasa, demikian juga toleransi dan hormat kepada sesama manusia. Toleransi adalah suatu pengalaman: hidup bersama saling menghormati dengan kejujuran hati.

Selamat Natal. Semoga Anda semua dalam keheningan hati dan kebeningan budi.

(J KRISTANTO S PR, Rektor Seminari Tinggi St Paulus, Kentungan, Yogyakarta)


Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 24 Desember 2016, di halaman 1 dengan judul "Keheningan Hati dan Kebeningan Budi".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Tahan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin

KPK Tahan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin

Nasional
OTT Bupati Musi Banyuasin, KPK Temukan Rp 1,5 Miliar dari Tas dan Rp 270 Juta dari Kantung Plastik

OTT Bupati Musi Banyuasin, KPK Temukan Rp 1,5 Miliar dari Tas dan Rp 270 Juta dari Kantung Plastik

Nasional
BEM UNJ Tolak Rencana Pemberian Gelar Doktor Honoris Causa ke Ma'ruf Amin dan Erick Thohir

BEM UNJ Tolak Rencana Pemberian Gelar Doktor Honoris Causa ke Ma'ruf Amin dan Erick Thohir

Nasional
Kronologi OTT Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin

Kronologi OTT Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin

Nasional
Sebaran 18.746 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Sebaran 18.746 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Bupati Musi Banyuasin Dijanjikan Uang Rp 2,6 Miliar oleh Direktur Perusahaan Pemenang Tender

Bupati Musi Banyuasin Dijanjikan Uang Rp 2,6 Miliar oleh Direktur Perusahaan Pemenang Tender

Nasional
UPDATE 16 Oktober: Ada 490.512 Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 16 Oktober: Ada 490.512 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 16 Oktober: Ada 18.746 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 16 Oktober: Ada 18.746 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: 270.811 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,75 Persen

UPDATE: 270.811 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,75 Persen

Nasional
UPDATE 16 Oktober: Sebaran 997 Kasus Baru Covid-19, di DKI Paling Tinggi

UPDATE 16 Oktober: Sebaran 997 Kasus Baru Covid-19, di DKI Paling Tinggi

Nasional
UPDATE 16 Oktober: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 29,85 Persen dari Target

UPDATE 16 Oktober: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 29,85 Persen dari Target

Nasional
Jadi Tersangka, Bupati Musi Banyuasin Punya Harta Rp 34 Miliar, Termasuk Aset di Australia

Jadi Tersangka, Bupati Musi Banyuasin Punya Harta Rp 34 Miliar, Termasuk Aset di Australia

Nasional
Profil Dodi Reza Alex Noerdin, Bupati Musi Banyuasin yang Susul Ayahnya Masuk Penjara

Profil Dodi Reza Alex Noerdin, Bupati Musi Banyuasin yang Susul Ayahnya Masuk Penjara

Nasional
KPK Tetapkan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin sebagai Tersangka

KPK Tetapkan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin sebagai Tersangka

Nasional
UPDATE 16 Oktober: Total 142.933 Orang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Indonesia

UPDATE 16 Oktober: Total 142.933 Orang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.