Kompas.com - 22/12/2016, 17:49 WIB
Calon Ketua Umum PSSI 2016-2020, Moeldoko, menjawab pertanyaan panelis pada debat terbuka di Hall SCTV Tower, Jakarta, Selasa (4/10/2016). HERKA YANIS PANGARIBOWO/BOLA/JUARA.netCalon Ketua Umum PSSI 2016-2020, Moeldoko, menjawab pertanyaan panelis pada debat terbuka di Hall SCTV Tower, Jakarta, Selasa (4/10/2016).
|
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko ditunjuk sebagai Dewan Pembina Partai Hanura.

Moeldoko bersama Ketua Umum Partai Hanura yang baru, Oesman Sapta Odang, dinilai bisa memperkuat partai berwarna dasar oranye itu.

Moeldoko sempat terdaftar sebagai calon ketua umum, selain Oesman. Namun, Oesman menjadi calon tunggal dan ditunjuk secara aklamasi menggantikan Wiranto.  

"Justru dengan masuknya Pak Moeldoko sebagai anggota dewan pembina bisa bersinergi dengan Pak OSO (Oesman Sapta Odang) yang berposisi sebagai ketua umum," kata Sudding saat dihubungi, Kamis (22/12/2016).

Ia menambahkan, keberadaan Moeldoko di dewan pembina tentu akan banyak membantu Wiranto selaku Ketua Dewan Pembina Hanura.

(Baca: Kader Hanura Yakin Oesman Sapta Bisa Semakin Memperkuat Partai)

Sudding menuturkan, kekuatan jaringan Oesman Sapta sebagai ketua umum di daerah dan pengalaman mereka yang mengisi dewan pembina tentu akan membuat Hanura semakin kuat.

"Jadi ini sudah pas, semua potensi orang-orang di Hanura mulai dari Pak OSO dan Pak Moeldoko bisa disinergikan untuk membangun dan memperkuat partai," lanjut Sudding.

Sebelumnya, Wiranto resmi mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum Hanura. Ia merasa tugasnya saat ini sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan sangat menyita waktu sehingga tak bisa dirangkap dengan jabatannya sebagai ketua umum partai.

(Baca: Ketua DPP Hanura Sebut Calon Tunggal Ketua Umum untuk Minimalkan Konflik)

Kini, Wiranto menduduki posisi Ketua Dewan Pembina melalui persetujuan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Hanura di kantor DPP Partai Hanura, Kamis (22/12/2016) dini hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Megawati Itu Jenaka dan Membentak

Megawati Itu Jenaka dan Membentak

Nasional
Ketua DPP Golkar Bantah Isu Anies Baswedan Merapat untuk 2024

Ketua DPP Golkar Bantah Isu Anies Baswedan Merapat untuk 2024

Nasional
Tak Jadi Pangkostrad, Agus Subiyanto dan Nyoman Cantiasa Tetap Dapat Jabatan Letjen

Tak Jadi Pangkostrad, Agus Subiyanto dan Nyoman Cantiasa Tetap Dapat Jabatan Letjen

Nasional
Kemenag: Total 4.674 Jemaah Berangkat Umrah Sejak Januari

Kemenag: Total 4.674 Jemaah Berangkat Umrah Sejak Januari

Nasional
Tak Hanya Pasien Lansia dan Komorbid, Risiko Fatalitas Varian Omicron Juga Mengancam Anak-anak

Tak Hanya Pasien Lansia dan Komorbid, Risiko Fatalitas Varian Omicron Juga Mengancam Anak-anak

Nasional
UPDATE 23 Januari: 251.907 Spesimen Diperiksa, Positivity Rate PCR 9,22 Persen

UPDATE 23 Januari: 251.907 Spesimen Diperiksa, Positivity Rate PCR 9,22 Persen

Nasional
Golkar Janji Tak Akan Usung Capres Selain Airlangga di Pilpres 2024

Golkar Janji Tak Akan Usung Capres Selain Airlangga di Pilpres 2024

Nasional
Cerita Pramono Anung tentang Megawati: Pernah Akan Pecat Kader yang Mau Interupsi Pidato SBY

Cerita Pramono Anung tentang Megawati: Pernah Akan Pecat Kader yang Mau Interupsi Pidato SBY

Nasional
Golkar Akan Kerahkan Organisasi Sayap untuk Promosikan Airlangga

Golkar Akan Kerahkan Organisasi Sayap untuk Promosikan Airlangga

Nasional
UPDATE 23 Januari: 18.891 Pasien Covid-19 di Indonesia Masih Jalani Isolasi

UPDATE 23 Januari: 18.891 Pasien Covid-19 di Indonesia Masih Jalani Isolasi

Nasional
Saling Sindir Anies-Giring, Pengamat: Politik Itu soal Perkelahian, Menegasi dan Membantah

Saling Sindir Anies-Giring, Pengamat: Politik Itu soal Perkelahian, Menegasi dan Membantah

Nasional
Guntur Soekarnoputra Ungkap Masa Kecil Megawati: Jago Main Bola

Guntur Soekarnoputra Ungkap Masa Kecil Megawati: Jago Main Bola

Nasional
UPDATE 23 Januari: 2.925 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 27 Provinsi

UPDATE 23 Januari: 2.925 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 27 Provinsi

Nasional
UPDATE 23 Januari: 124.080.794 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 23 Januari: 124.080.794 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 23 Januari: Bertambah 14, Kasus Kematian Covid-19 Jadi 144.220 Jiwa

UPDATE 23 Januari: Bertambah 14, Kasus Kematian Covid-19 Jadi 144.220 Jiwa

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.