Kompas.com - 22/12/2016, 16:13 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, didampingi Mantan Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin (kanan), dan  Staf Ahli Menpora, Faisal Abdullah (kiri), memberikan keterangan pers di Kantor Kemenpora, Selasa (23/6/2015). Ferril DennysMenteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, didampingi Mantan Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin (kanan), dan Staf Ahli Menpora, Faisal Abdullah (kiri), memberikan keterangan pers di Kantor Kemenpora, Selasa (23/6/2015).
EditorTjahjo Sasongko


JAKARTA, Kompas.com - Konferensi Mahasiswa Muslim Asia Tenggara atau ASEAN Moslem Student Association (AMSA) akan digelar pd tgl 21-23 Desember 2016 di Pekanbaru, Riau.

Pertemuan para pemimpin pemimpin muda muslim yang aktif bergorganisasi dari seluruh Indonesia dan perwakilan negara-negara di kawasan Asia Tenggara ini dilakukan untuk menandai pembentukan organisasi AMSA di Indonesia, khususnya untuk AMSA Zona Sumatera. Hal ini sejalan dengan makna tema strategis peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2016 yang diarahkan Menteri Pemuda Olahraga, Imam Nahrawi, "Pemuda Indonesia Menatap Dunia".

Pelaksana Tugas Sekretaris Kemenpora, Yuni Poerwanti, menjelaskan bahwa pembentukan AMSA di Indonesia ini menjadi salah satu inisiasi tindak lanjut dari hasil kesepakatan yang dicapai dalam 3rd Islamic Conference of Ministers of Youth and Sports Ëmpowering Youth for Peace, Solidarity and Development,” atau Konferensi Tingkat Menteri Pemuda dan Olahraga dari 57 negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) yang berlangsung di Istanbul, Turki pada medio Oktober lalu.

Dalam forum tersebut, Indonesia telah memandang perlu adanya pembangunan sektor kepemudaan yang menggunakan strategi yang mengkombinasikan metode Role Model dan Role Playing.

Oleh karena itu kehadiran AMSA sebagai salah satu wadah organisasi pemuda muslim diharapkan akan mampu memunculkan figur figur pemuda muslim aktif yang dapat berkontribusi bagi masyarakat melalui ide, gagasan dan pemikirannya untuk pembangunan, dan dapat dijadikan panutan bagi masyarakat di lingkungan sekitarnya, khususnya di kawasan Asia Tenggara.

"Keberadaan AMSA sebagai salah satu wadah kiprah kepemudaan nantinya akan memainkan peranan penting dalam merespons isu-isu strategis di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya dan kemasyarakatan di Kawasan Asia Tenggara serta menggelorakan aksi-aksi nyata yang berdampak positif bagi masyarakat luas", ujar Yuni.

Dalam Forum Konferensi Pemuda OKI yang berlangsung di Turki lalu, delegasi Indonesia dipimpin oleh Prof. Faisal Abdullah selaku Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Menurut Prof. Faisal, saat ini Kementerian Pemuda dan Olahraga terus mendorong agar lebih banyak lagi partisipasi pemuda dalam pembangunan, dan juga keterlibatan pemuda dalam komunitas-komunitas yang menggerakkan partisipasi publik lebih luas di berbagai level, dari daerah, nasional hingga internasional.

“Kami menyadari pentingnya partisipasi pemuda dalam pembangunan masyarakat. Pemuda adalah agen perubahan. Kami juga berkeyakinan betapa penting mengimplementasikan strategi kombinasi role model dan role playing, yakni mempromosikan secara masif para figur pemuda yang perlu diteladani sehingga dapat menjadi contoh (role model), mampu menggerakkan dan mengkondisikan peran positif pemuda lainnya secara proaktif. Untuk itu, kita perlu meningkatkan kualitas karakter, produktivitas, dan partisipasi pemuda di berbagai sektor,”tambahnya lagi.

Dalam forum yang dihadiri oleh Menteri Menteri Anggota OKI yang menangani bidang kepemudaan ini, Indonesia juga mengusulkan agar salah satu kota di Indonesia dapat menjadi Ibu Kota Negara Pemuda OKI atau OIC Youth Capital pada tahun 2018. Selain itu Faisal juga memandang bahwa pemberdayaan pemuda harus dilakukan sejalan dengan upaya dalam melaksanakan agenda Sustainable Development Goals (SDGs). Pemuda dan SDGs merupakan dua sisi yang tak terpisahkan dalam upaya pencapaian tujuh belas tujuan SDGs.

Menurut Faisal ada kesamaan visi antara dokumen Joint OIC Youth Strategy dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025 khususnya terkait dengan pembangunan kepemudaan. Untuk itu, Indonesia  mendukung Joint OIC Youth Strategy sebagai strategi umum dan tata kelola mekanisme pembangunan kepemudaan dalam mengatasi berbagai tantangan global yang dihadapi oleh negara-negara anggota OKI.

Adapun sepuluh tujuan yang menjadi spirit Rencana Aksi Kepemudaan  dalam dokumen OIC Youth Strategy adalah: 1). Meningkatkan level pendidikan dan memperluas pelatihan yang layak bagi pemuda muslim, 2). Memastikan kesejahteraan dan kondisi ekonomi yang baik bagi pemuda dengan penurunan angka pengangguran pemuda  yang cukup drastis selama 5 tahun yakni dari 15.6% menjadi 12,6%, 3). Memastikan partisipasi yang lebih luas dari pemuda dalam semua area kehidupan sosial dan publik dan melibatkan pemuda dalam proses pengambilan keputusan secara nasional, 4). Mencegah radikalisasi anak muda dan mempromosikan dialog antar keyakinan dan antar komunitas, 5). Menjalin kerjasama yang nyata dan solidaritas yang lebih dekat dari Pemuda Muslim, 6). Menggaungkan suara perdamaian yang datang dari kalangan pemuda dalam komunitas muslim, 7). Memperkuat keterlibatan Pemuda Muslim dalam perdamaian global, 8). Menjembatani kesenjangan jender dalam memasuki pasar dunia kerja, 9). Memberdayakan masukan dari Pemuda Muslim dalam upaya pembangunan berkelanjutan  untuk meningkatkan kesadaran sipil dalam mempopulerkan nilai nilai islam, dan 10). Membangun kebijakan bersama yang komperhensif dan terkoordinasi dari Pemuda di negara negara OKI dengan membangun mekanisme koordinasi dan tindak lanjut dari hasil pertemuan tingkat menteri pemuda, mengadopsi startegi bersama di bidang kepemudaan dan menyediakan dukungan untuk komite bersama permanen di bidang kepemudaan.

Esa Sukmawijaya, Asdep Peningkatan Iptek dan Imtak Pemuda, menjelaskan, pada konferensi tersebut turut hadir sebagai pimpinan persidangan, Presiden Islamic Conference Youth Forum for Dialogue and Cooperation (ICYFDC), Amb. Elshad Iskandarov, pejabat Islamic Solidarity Sports Federation (ISSF), dan pejabat Sekretariat Jenderal OKI.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PCNU Banyuwangi dan Sidoarjo Dipanggil, Ketua PBNU: Kami Cuma Minta Klarifikasi

PCNU Banyuwangi dan Sidoarjo Dipanggil, Ketua PBNU: Kami Cuma Minta Klarifikasi

Nasional
Jokowi Bakal Tandatangani Kesepakatan Ruang Kendali Udara Natuna dengan PM Singapura

Jokowi Bakal Tandatangani Kesepakatan Ruang Kendali Udara Natuna dengan PM Singapura

Nasional
Edy Mulyadi Minta Maaf dan Klarifikasi Pernyataanya yang Menyinggung Warga Kalimantan

Edy Mulyadi Minta Maaf dan Klarifikasi Pernyataanya yang Menyinggung Warga Kalimantan

Nasional
Dewan Pakar PKS Dilantik, Ini Susunan Lengkapnya

Dewan Pakar PKS Dilantik, Ini Susunan Lengkapnya

Nasional
Antisipasi Omicron di Desa, Gus Halim Minta Relawan dan Elemen Desa Berkoordinasi

Antisipasi Omicron di Desa, Gus Halim Minta Relawan dan Elemen Desa Berkoordinasi

Nasional
Besok Jokowi Bertemu PM Singapura untuk Pimpin Pertemuan Bilateral hingga Teken Nota Kesepahaman

Besok Jokowi Bertemu PM Singapura untuk Pimpin Pertemuan Bilateral hingga Teken Nota Kesepahaman

Nasional
Daftar Lengkap 52 Kantor Imigrasi yang Layani Penerbitan Paspor Elektronik

Daftar Lengkap 52 Kantor Imigrasi yang Layani Penerbitan Paspor Elektronik

Nasional
UPDATE: 258.792 Spesimen Diperiksa, Positivity Rate 1,67 Persen

UPDATE: 258.792 Spesimen Diperiksa, Positivity Rate 1,67 Persen

Nasional
Jokowi Serahkan Bantuan untuk Mak Unah, Lansia yang Tinggal di Dekat Kandang Ayam

Jokowi Serahkan Bantuan untuk Mak Unah, Lansia yang Tinggal di Dekat Kandang Ayam

Nasional
Jangan Ada Lagi Nakes Meninggal Dunia, PDGI: Waspadai Covid Gelombang Ketiga

Jangan Ada Lagi Nakes Meninggal Dunia, PDGI: Waspadai Covid Gelombang Ketiga

Nasional
UPDATE 24 Januari: Capaian Vaksinasi Dosis Kedua 59,85 Persen

UPDATE 24 Januari: Capaian Vaksinasi Dosis Kedua 59,85 Persen

Nasional
Ditanya Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Nonaktif Langkat, Kakak Terbit Rencana Perangin Angin Bungkam

Ditanya Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Nonaktif Langkat, Kakak Terbit Rencana Perangin Angin Bungkam

Nasional
UPDATE 24 Januari: Tambah 944, Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.124.211

UPDATE 24 Januari: Tambah 944, Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.124.211

Nasional
UPDATE: 20.867 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE: 20.867 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 24 Januari: 2.927 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 27 Provinsi

UPDATE 24 Januari: 2.927 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 27 Provinsi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.