Dirut Bulog Akui Irman Gusman Titip Pengusaha Jadi Distributor Gula

Kompas.com - 20/12/2016, 21:17 WIB
Mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah, Irman Gusman, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (20/12/2016). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINMantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah, Irman Gusman, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (20/12/2016).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah, Irman Gusman, disebut menitipkan nama pengusaha kepada Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti, untuk menjadi rekanan Perum Bulog di Sumatera Barat.

Hal itu diakui oleh Djarot saat bersaksi bagi terdakwa Irman Gusman di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (20/12/2016).

"Beliau (Irman) menginformasikan harga gula yang tinggi di Padang dan ada pengusaha yang baik, yang bisa dipakai untuk distribusi gula di Sumbar," ujar Djarot kepada majelis hakim.

Menurut Djarot, pembicaraan itu disampaikan Irman melalui telepon, tidak lama setelah lebaran pada Juli 2016.

Irman meminta agar pengusaha yang ia kenal, yakni Memi, dijadikan distributor gula yang berasal dari Perum Bulog.

Menindaklanjuti pembicaraan tersebut, Djarot meminta nomor telepon Memi, dan menghubunginya sesuai dengan permintaan Irman.

Tak lama kemudian, Djarot menghubungi Kepala Divisi Regional Bulog Sumatera Barat, dan memerintahkan agar perusahaan Memi ditetapkan sebagai distributor gula Bulog.

"Saya ingin memastikan Memi punya hubungan dekat dengan Irman. Sering kali ada titipan yang sebenernya proses percaloan, yang dititipkan tidak kenal dengan yang menitipkan," kata Djarot.

(Baca juga: Dirut Bulog Akui Sering Tunjuk Langsung Rekanan Sesuai Titipan Pejabat)

Dalam kasus ini, Irman Gusman didakwa menerima uang sebesar Rp 100 juta dari Xaveriandy Sutanto dan Memi, distributor gula di Sumatera Barat. Suap tersebut terkait pengaturan kuota gula impor dari Perum Bulog untuk disalurkan ke Sumatera Barat.

Irman diduga menggunakan pengaruhnya untuk mengatur pemberian kuota gula impor dari Perum Bulog kepada perusahaan milik Xaveriandy. Salah satunya dengan meminta bantuan Dirut Perum Bulog, Djarot Kusumayakti.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X