Awasi Persaingan Usaha, KPPU dan KPK Sepakat Bertukar Informasi

Kompas.com - 20/12/2016, 17:42 WIB
Ketua Komisi Persaingan Usaha (KPPU) Syarkawi Rauf dan Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif di gedung KPK, Jakarta, Selasa (20/12/2016) Lutfy Mairizal PutraKetua Komisi Persaingan Usaha (KPPU) Syarkawi Rauf dan Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif di gedung KPK, Jakarta, Selasa (20/12/2016)
|
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Persaingan Usaha (KPPU) Syarkawi Rauf dan sejumlah komisioner KPPU menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif mengatakan kedatangan Syarkawi dan jajarannya terkait kerja sama KPPU dan KPK di bidang persaingan usaha.

Dalam dunia usaha, kata Laode, terdapat kemungkinan adanya korupsi yang melibatkan penyelenggara negara.

"Kewenangan KPPU hanya bisa meneliti yang berhubungan dengan persaingan usaha antar swasta. Padahal sebagian kasus terjadi akibat regulator yang berikan fasilitas. Sehingga mungkin saja ada korupsinya," kata Laode di gedung KPK, Jakarta, Selasa (20/12/2016).

(Baca: KPPU dan KPK Kerja Sama Awasi Pengadaan Barang dan Jasa)

Untuk melakukan pengawasan di dunia usaha, Laode menyebutkan KPK dan KPPU sepakat untuk berbagi informasi.

Pengawasan pihak swasta dilakukan KPPU sedangkan pengawasan pihak swasta dan penyelenggara negara dilakukan oleh KPK.

Dalam kesempatan itu, Laode menuturkan KPK dan KPPU membahas uji materi dari beberapa undang-undang terkait persaingan usaha.

"Terakhir, KPK dan KPPU membuat tim bersama untuk mengkaji beberapa hal yang berhubungan dengan yang saya kemukakan tadi," ujar Laode.

(Baca: KPPU Terima 25 Pengaduan Tiap Hari, Kebanyakan soal Kolusi Tender)

Syarkawi menambahkan, ke depan KPK dan KPPU akan berfokus mengawasi komoditas strategis. Seperti pengadaan barang dan jasa serta komoditas pangan yang menjadi fokus pemerintah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X