Ditanya Jokowi soal Rencana Setelah Pensiun dari Timnas, Para Pemain Berharap Jadi PNS di Daerah

Kompas.com - 19/12/2016, 14:49 WIB
Presiden Joko Widodo makan siang dengan Tim Nasional Indonesia, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/12/2016). IhsanuddinPresiden Joko Widodo makan siang dengan Tim Nasional Indonesia, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/12/2016).
Penulis Ihsanuddin
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo dan pemain tim nasional Indonesia membahas banyak hal saat makan siang, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/12/2016).

Salah satu yang dibicarakan terkait dengan masa depan pemain tim nasional Indonesia setelah masa pensiun.

"Beliau tanya soal masa depan, bagaimana setelah ini," kata pemain sayap timnas Indonesia, Andik Vermansah, seusai makan siang dengan Jokowi.

Andik yang kebetulan posisi duduknya berada di depan Jokowi pun sempat mengutarakan keinginannya, mewakili para pemain timnas yang lain.

Menurut Andik, ia dan para pemain timnas berharap bisa bekerja sebagai pegawai pemerintah di daerah masing-masing.

"Misalnya di Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) atau di mana. Semoga terlaksana. Kalau terlaksana, atlet lebih semangat lagi," ujar Andik.

Ia mengatakan, Presiden Jokowi merespons positif usulan itu.

Presiden langsung meminta Menpora untuk mencatat berbagai usulan yang disampaikan.

Jokowi menerima timnas Indonesia beserta ofisial setelah berhasil meraih posisi runner-up pada Piala AFF 2016.

Indonesia harus puas di posisi runner-up setelah kalah 0-2 dari Thailand pada final kedua di Bangkok, Sabtu (17/12/2016). Secara agregat, timnas kalah 2-3. 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X