Kompas.com - 09/12/2016, 22:43 WIB
|
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Setara Institute, Bonar Tigor Naipospos menilai radikalisme di Indonesia kian menguat sepanjang 2016.

Ini terlihat dari maraknya pembubaran sejumlah aktivitas maupun diskriminasi terhadap agama atau kepercayaan tertentu.

"Secara kualitatif, radikalisme di kalangan masyarakat justru menguat," ujar Bonar dalam diskusi di Sekretariat Para Syndicate, Jakarta, Jumat (9/12/2016).

(Baca: Kapolri Nilai Radikalisme Harus Dipatahkan dengan Ideologi Damai)

Bonar mengatakan, menguatnya radikalisme muncul karena negara belum bisa bertanggung jawab untuk memenuhi, melindungi, dan menghormati kemajemukan agama dan kepercayaan di Indonesia.

"Negara belum menjalankan fungsi itu makanya kenapa radikalisme menguat," kata Bonar.

Negara, lanjut Bonar, justru melakukan pembiaran terhadap berkembangnya ideologi ekstrem melalui berbagai medium. Padahal, pemikiran itulah yang membuat radikalisme bertambah kuat.

"Berkembangnya pemikiran-pemikiran yang cukup keras di kalangan masyarakat dengan berbagai medium, baik itu ceramah, penerbitan, itu memberikan faktor," ujar Bonar.

(Baca: Densus 88 Akui Sulit Tangkal Radikalisme di Dunia Siber)

Menurut Bonar, pemerintah tak bisa membiarkan menguatnya radikalisme yang terjadi saat ini.

Sebab, radikalisme merupakan bibit dari gerakan intoleran dan terorisme yang terjadi di Indonesia.

"Ini PR bagi kita. Tantangan bagi kita untuk mengembangkan masyarakat yang lebih terbuka, lebih berpikiran moderat, yang bisa proporsional melihat kehidupan beragama dan politik," tutur Bonar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.