Cegah Korupsi, Kapolri Harap Dapat Naikkan Kesejahteraan Polisi - Kompas.com

Cegah Korupsi, Kapolri Harap Dapat Naikkan Kesejahteraan Polisi

Kompas.com - 01/12/2016, 17:30 WIB
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian mengatakan, peningkatan kesejahteraan polisi dapat menghindari polisi dari kultur dan budaya koruptif.

Sebab, hingga kini kesejahteraan polisi masih belum memadai.

"Kami berusaha meningkatkan, nomor satu adalah kesejahteraan anggota," ujar Tito di Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi 2016 di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (1/12/2016). 

"Sampai saat ini kesejahteraan anggota Polri, take home pay-nya ini memang masih belum memadai," kata dia. 

Tito menyadari, tidak memungkinkan bagi dirinya untuk meminta kenaikan gaji anggota Korps Bhayangkara. Namun, kata dia, kenaikan tunjangan masih dimungkinkan.

Apalagi, hingga kini, tunjangan kinerja kepolisian baru mencapai 57 persen. Tito berharap, bila kondisi keuangan negara telah membaik, renumerasi kepolisian dapat ditingkatkan.

Bila memungkinkan, lanjut dia, akhir tahun 2019, polisi mendapat tunjangan kinerja sebanyak 100 persen.

"Sehingga anggota polisi take home pay-nya bisa lebih baik," ucap Tito.

Dalam kesempatan itu, Tito menyebutkan akan membantu Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam menunjang pemasukan negara seperti pajak dan bea cukai.

Kompas TV Polisi Bersorban Akan Amankan Aksi 212


EditorBayu Galih
Komentar

Terkini Lainnya

Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Nasional
Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Megapolitan
14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

Regional
Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Regional
Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Internasional
Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Megapolitan
Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Nasional
Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Internasional
Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Regional
Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

Megapolitan
Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

Internasional
Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

Nasional
Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, 'Lu Lagi Lu Lagi'

Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, "Lu Lagi Lu Lagi"

Megapolitan
Hasanudin Bakal Bangun Tempat Kreatif bagi Generasi Milenial

Hasanudin Bakal Bangun Tempat Kreatif bagi Generasi Milenial

Regional

Close Ads X