JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan Nila F. Moelek mengatakan, Kementerian Kesehatan tengah menyiapkan langkah-langkah antisipasi saat berlangsungnya demo 2 Desember 2016 di Silang Monas, Jakarta.
Dinas Kesehatan DKI Jakarta akan menyiagakan tenaga medis dan rumah sakit untuk membantu peserta unjuk rasa dari sisi kesehatan.
"Jadi tadi dapat koordinasi soal aksi unjuk rasa 2 Desember. Kemenkes tentu harus siap dalam membantu mereka dalam artian ambulan, tenaga kesehatan dan rumah sakit kami siagakan," ujar Nila saat ditemui usai rapat koordinasi khusus, di Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2016).
Nila mengatakan, sebanyak 53 ambulans akan disiagakan selama demo berlangsung.
Setiap ambulans terdiri dari satu dokter dan dua perawat.
Seluruh 159 tenaga medis dan 53 ambulans akan ditempatkan di 31 titik rawan di sekitar Monas.
Selain itu, seluruh rumah sakit yang berada di Jakarta juga disiagakan.
"Antisipasi menghadapi 2 Desember lebih kepada pelayanan medis. Kalau tidak siap dan terjadi sesuatu akan berantakan nanti. Itu sudah diatur oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta," kata Nila.
Selain Menteri Kesehatan, dalam rapat kooordinasi khusus Kemenko Polhukam hadir Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Perhubungan Budi Karya, dan Jaksa Agung Prasetyo.
Kesepakatan aksi pada 2 Desember 2016 di kawasan Monas dicapai dalam pertemuan antara Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dengan GNPF MUI di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Senin (28/11/2016).
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanSegera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.