KPK Periksa Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek E-KTP

Kompas.com - 28/11/2016, 11:25 WIB
Mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Sugiharto usai menyiapkan administrasi perpanjangan masa penahanan di gedung KPK, Jakarta, Senin (7/11/2016).  Lutfy Mairizal PutraMantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Sugiharto usai menyiapkan administrasi perpanjangan masa penahanan di gedung KPK, Jakarta, Senin (7/11/2016).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk (KTP) berbasis nomor induk kependudukan secara nasional atau disebut KTP elektronik, yakni Sugiharto dan Irman.

Sugiharto merupakan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri.

Sedangkan Irman merupakan mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Selain itu, KPK juga akan memeriksa Staff Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Kusmihardi.

Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati mengatakan, Sugiharto akan diperiksa atas statusnya sebagai tersangka.

"Irman dan Kusmihardi akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Sugiharto," ujar Yuyuk di, KPK, Jakarta, Senin (28/11/2016).

Irman dan Sugiharto diduga melakukan penyalahgunaan wewenang untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain, yakni dengan menggelembungkan anggaran proyek pengadaan KTP elektronik.

Menurut KPK, proyek pengadaan KTP elektronik tersebut senilai Rp 6 triliun. Adapun kerugian negara yang ditimbulkan mencapai Rp 2 triliun.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X