Kompas.com - 22/11/2016, 22:45 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memanfaatkan kesempatan untuk mengajukan saksi fakta yang meringankan.

Rencananya, ia akan menghadirkan tujuh saksi fakta dalam penyidikan dugaan penistaan agama.

"Kami telah mengajukan kembali tujuh saksi fakta yang akan diperiksa untuk memenuhi pemberkasan terkait proses penyidikan hari ini," ujar pengacara Ahok, Sirra Prayuna di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa (22/11/2016) malam.

Dalam pekan ini, saksi-saksi yang diajukan Ahok mulai diperiksa.

Saksi yang akan diajukan antara lain warga Kepulauan Seribu, di mana Ahok melakukan sosialiasi dan menginggung surat Al Maidah ayat 51.

"Mudah-mudahan kalau akhir minggu ini sudah bisa diperiksa saksi, kita sudah bisa periksa langsung," kata Sirra.

Sementara itu, ahli yang telah diajukan dan diperiksa di tingkat penyidikan sebanyak 14 orang yang terdiri dari ahli pidana, bahasa, dan agama.

Ahok sendiri telah diperiksa penyidik Bareskrim Polri sebagai tersangka sejak Selasa pagi hingga petang.

"Untuk hari ini penyidik memandang cukup proses pemeriksaannya itu. Jadi saya kita lihat perkembangannya apakah penting kembali untuk dipanggil," kata Sirra.

Polisi menargetkan pemberkasan perkara rampung dalam satu atau dua pekan ke depan.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.