Indonesia Akan Klarifikasi Kabar Pembantaian Warga Rohingya di Myanmar

Kompas.com - 21/11/2016, 17:58 WIB
Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi berbicara dalam acara Kompasianival 2016 di Gedung Smesco, Jakarta Selatan, Sabtu, (8/10/2016). KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGMenteri Luar Negeri, Retno Marsudi berbicara dalam acara Kompasianival 2016 di Gedung Smesco, Jakarta Selatan, Sabtu, (8/10/2016).
Penulis Ihsanuddin
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengatakan, Kementerian Luar Negeri sudah mendapatkan kabar mengenai adanya pembantaian terhadap warga Rohingya di Myanmar oleh aparat setempat.

Ia memastikan bahwa Pemerintah Indonesia akan mengklarifikasi kabar tersebut kepada Pemerintah Myanmar.

"Tugas kita adalah pertama meminta klarifikasi. Meminta klarifikasi mengenai kebenaran dari informasi-informasi tersebut. Pagi ini Dirjen Asia Pasifik Afrika sudah melakukan pertemuan dengan Duta Besar Myanmar yang ada di Jakarta," kata Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/11/2016).

Retno sadar, banyak pihak yang bertanya apa yang sudah dilakukan Pemerintah Indonesia untuk Rohingya.

Ia menegaskan bahwa sudah ada beberapa kegiatan yang dilakukan.

"Salah satu yang kita kerja samakan dengan pemerintah setempat dan komunitas setempat adalah pembangunan 4 sekolah Indonesia. Dan ini sudah diresmikan waktu itu oleh Pak Wakil Menteri," jelas Retno.

(Baca: Desember 2016, Seluruh Warga Rohingya Selesai Dipindah ke Medan)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, lanjut Retno, Pemerintah Indonesia bersama dengan Myanmar dan beberapa komunitas bekerja sama dalam penyediaan alat-alat dan fasilitas kesehatan.

"Karena sekali lagi, pada saat kita bicara tentang kebutuhan dasar sebuah komunitas, maka pendidikan dan kesehatan itu menjadi salah satu kuncinya," kata dia.

Retno juga mengatakan, Indonesia aktif dalam membawa isu Rohingya di pertemuan tingkat Internasional.

Di forum Perserikatan Bangsa-Bangsa misalnya, Indonesia aktif menjadi bagian dari Partnership for Myanmar.

"Karena dengan melibatkan Ppemerintah Myanmar kita bisa menyampaikan konteks kita, tetapi kita juga memberikan kesempatan bagi Pemerintah Myanmar untuk menjelaskan kepada kita mengenai situasi yang berkembang di Myanmar," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 4 Desember: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 47,49 Persen dari Target Herd Immunity

UPDATE 4 Desember: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 47,49 Persen dari Target Herd Immunity

Nasional
Jokowi Perintahkan Kepala BNPB Berangkat ke Lumajang untuk Pastikan Penanganan Dampak Erupsi Gunung Semeru

Jokowi Perintahkan Kepala BNPB Berangkat ke Lumajang untuk Pastikan Penanganan Dampak Erupsi Gunung Semeru

Nasional
Senin, Polri Undang 57 Eks Pegawai KPK untuk Sosialiasi Peraturan Pengangkatan ASN

Senin, Polri Undang 57 Eks Pegawai KPK untuk Sosialiasi Peraturan Pengangkatan ASN

Nasional
BNPB Masih Data Kerugian Materil dari Erupsi Gunung Semeru

BNPB Masih Data Kerugian Materil dari Erupsi Gunung Semeru

Nasional
UPDATE 4 Desember: Bertambah 5 Kasus Kematian Covid-19 di Indonesia

UPDATE 4 Desember: Bertambah 5 Kasus Kematian Covid-19 di Indonesia

Nasional
Erupsi Gunung Semeru, BPBD Lumajang Segera Dirikan Posko Pengungsian

Erupsi Gunung Semeru, BPBD Lumajang Segera Dirikan Posko Pengungsian

Nasional
Kabut dan Abu Vulkanik Sebabkan Sejumlah Titik Dekat Gunung Semeru Alami Kegelapan

Kabut dan Abu Vulkanik Sebabkan Sejumlah Titik Dekat Gunung Semeru Alami Kegelapan

Nasional
Erupsi Gunung Semeru, BNPB Sebut Belum Ada Laporan Korban Jiwa

Erupsi Gunung Semeru, BNPB Sebut Belum Ada Laporan Korban Jiwa

Nasional
BNPB: Guguran Awan Panas Semeru Mengarah ke Pronojiwo

BNPB: Guguran Awan Panas Semeru Mengarah ke Pronojiwo

Nasional
Bupati Lumajang: Sabtu Pagi Terpantau Aman, Begitu Hujan Tiba-tiba Awan Turun dari Semeru

Bupati Lumajang: Sabtu Pagi Terpantau Aman, Begitu Hujan Tiba-tiba Awan Turun dari Semeru

Nasional
Status UU Cipta Kerja Inkonstitusional Bersyarat Jadi Angin Segar bagi Daerah

Status UU Cipta Kerja Inkonstitusional Bersyarat Jadi Angin Segar bagi Daerah

Nasional
Detik-detik Kronologi Erupsi Gunung Semeru

Detik-detik Kronologi Erupsi Gunung Semeru

Nasional
Bupati Lumajang: Semeru Keluarkan Lava Pijar Sejak Sabtu Dini Hari

Bupati Lumajang: Semeru Keluarkan Lava Pijar Sejak Sabtu Dini Hari

Nasional
Sebelum Erupsi, Gunung Semeru Sempat Dilaporkan Berstatus Waspada

Sebelum Erupsi, Gunung Semeru Sempat Dilaporkan Berstatus Waspada

Nasional
UPDATE 4 Desember: Ada 5.268 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 4 Desember: Ada 5.268 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.