SBY Bantah Punya Harta Rp 9 Triliun

Kompas.com - 02/11/2016, 16:53 WIB
SBY dan Keluarga - Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, putra sulung Agus Harimutri Yudhoyono,  Ibu Ani Yudhoyono, dan putra bungsu Edhi Baskoro Yudhoyono (kiri ke kanan) di Studio Kompas TV, Jakarta, Senin (8/8/2016). Keluarga SBY hadir untuk mengisi acara talk show di Kompas TV, Rosi dan Keluarga SBY. KOMPAS/LUCKY PRANSISKASBY dan Keluarga - Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, putra sulung Agus Harimutri Yudhoyono, Ibu Ani Yudhoyono, dan putra bungsu Edhi Baskoro Yudhoyono (kiri ke kanan) di Studio Kompas TV, Jakarta, Senin (8/8/2016). Keluarga SBY hadir untuk mengisi acara talk show di Kompas TV, Rosi dan Keluarga SBY.
|
EditorSandro Gatra

BOGOR, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku kaget ketika mendengar pemberitaan dirinya yang memiliki harta kekayaan pribadi senilai Rp 9 triliun.

SBY menegaskan, pemberitaan tersebut merupakan kebohongan dan fitnah.

"Perihal harta saya yang Rp 9 triliun, naudzubillah minzalik, kalau benar, harusnya saya masuk daftar 150 orang terkaya di Indonesia versi Blue Asia," kata SBY saat jumpa pers di kediamannya di Cikeas, Bogor, Rabu (2/11/2016).

"Itu belum lama dirilis, 8 Agustus, 150 orang terkaya di Indonesia mulai dari yang paling kaya Rp 165 triliun hingga ke-150 Rp 1,5 triliun. Mestinya saya masuk, tapi saya baca sepuluh kali enggak masuk," lanjutnya.

Ia mengaku, berita terkait harta pribadinya senilai Rp 9 triliun pertama kali disiarkan oleh salah satu stasiun televisi swasta dan hingga kini belum diralat. Pihak TV tersebut pun belum meminta maaf.

"I'am talking about truth, ada TV entah sengaja atau diplesetkan, memberitakan kekayaan SBY Rp 9 triliun. Diberitakan hingga sekarang dan disebarluaskan," tutut SBY dengan suara meninggi.

Ia mengatakan, dalam menghadapi fitnah tersebut, jika dirinya masih menjadi Presiden, tentu yang memberitakan sudah merasa ketakutan. Menurut dia, dalam waktu tiga hari Polisi sudah bisa menemukan siapa penyebar berita itu.

"Makanya, ini my dream, saya punya hak untuk mimpi, mudah-mudahan terus dilaporkan ke Presiden Jokowi. Mimpi saya jika difitnah oleh TV, media sosial, dan langgar etika itu juga mendapat perlakuan sama, justice for all," kata SBY.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X