Ditanya soal Kemungkinan Maju pada Pilpres 2019, Ini Jawaban Jokowi

Kompas.com - 18/10/2016, 09:47 WIB
Presiden Joko Widodo dalam acara Youtube Presiden Joko Widodo dalam acara "Satu Meja" yang ditayangkan Kompas TV, Senin (17/10/2016) malam.
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo ditanya soal kemungkinan kembali mencalonkan diri pada Pemilihan Presiden 2019 saat berbincang dengan host "Satu Meja", Budiman Tanuredjo, yang ditayangkan Kompas TV, Senin (17/10/2016) malam.

Dua kali pertanyaan itu dilontarkan, Jokowi menjawab dengan diplomatis. "Saya ini konsentrasi bekerja, konsentrasi di kerja. Karena masih banyak persoalan yang belum kita selesaikan. Yang urusan dengan infrastruktur, yang urusan dengan pangan, yang urusan dengan reformasi di bidang hukum. Saya kira saya mau konsentrasi saja ke kerja saja," kata dia. 

Jokowi tidak menjawab lugas, maju atau tidak.

"Pekerjaan yang harus diselesaikan banyak sekali. Kita ngurus masalah yang ada saja pontang-panting. Hehehehe," ujar Jokowi.

"Menyelesaikan masalah yang ada saja pagi malam, pagi malam. Kemudian dari daerah satu ke daerah yang lain. Saya kira konsentrasi saya ke sana. Konsentrasi saya di pekerjaan," lanjut dia.

Jokowi tidak mau merespons soal Partai Golkar yang telah menyatakan mendukung Jokowi kembali maju dalam Pilpres 2019 mendatang.

Menurut Jokowi, hal itu merupakan keputusan internal Partai Golkar yang tidak bisa dicampurinya. 

Budiman mengajukan pertanyaan itu karena survei publik atas kinerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla menunjukkan peningkatan.

Survei Kompas, Februari 2016, menunjukkan, sebanyak 84,4 persen responden menyatakan citra Presiden Jokowi baik.

Angka itu naik hampir 11 persen dibandingkan bulan Oktober 2015.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggulangi Corona, Pemerintah Susun PP soal Pembatasan Sosial Skala Besar

Tanggulangi Corona, Pemerintah Susun PP soal Pembatasan Sosial Skala Besar

Nasional
Kapolri: Menkumham Minta Izin Presiden Keluarkan 30.000 Tahanan demi Cegah Covid-19

Kapolri: Menkumham Minta Izin Presiden Keluarkan 30.000 Tahanan demi Cegah Covid-19

Nasional
Pemerintah Diminta Ungkap Strategi Jangka Panjang Penanganan Covid-19

Pemerintah Diminta Ungkap Strategi Jangka Panjang Penanganan Covid-19

Nasional
Malaysia Deportasi Pekerja Migran Indonesia di Tengah Lockdown, Migrant Care Minta Pemerintah Protes

Malaysia Deportasi Pekerja Migran Indonesia di Tengah Lockdown, Migrant Care Minta Pemerintah Protes

Nasional
Jokowi Umumkan Pembebasan dan Diskon Tarif Listrik, Ini Rinciannya

Jokowi Umumkan Pembebasan dan Diskon Tarif Listrik, Ini Rinciannya

Nasional
Polisi Kini Tangani 63 Kasus Penyebaran Hoaks soal Virus Corona

Polisi Kini Tangani 63 Kasus Penyebaran Hoaks soal Virus Corona

Nasional
Jokowi: Darurat Sipil Baru Opsi, Tidak Diberlakukan Sekarang

Jokowi: Darurat Sipil Baru Opsi, Tidak Diberlakukan Sekarang

Nasional
Pemerintah Kembali Tegaskan Beri Perlindungan ke WNI di Negara Terjangkit Covid-19

Pemerintah Kembali Tegaskan Beri Perlindungan ke WNI di Negara Terjangkit Covid-19

Nasional
Terdakwa Kasus Korupsi Mulai Disidang secara Online, Begini Mekanismenya

Terdakwa Kasus Korupsi Mulai Disidang secara Online, Begini Mekanismenya

Nasional
Atasi Covid-19, Jokowi Minta Kepala Daerah Tak Buat Kebijakan Sendiri

Atasi Covid-19, Jokowi Minta Kepala Daerah Tak Buat Kebijakan Sendiri

Nasional
Kebijakan Darurat Sipil Dinilai Bisa Bikin Polisi Head To Head dengan Kepala Daerah

Kebijakan Darurat Sipil Dinilai Bisa Bikin Polisi Head To Head dengan Kepala Daerah

Nasional
Wapres: Ada Kemungkinan Karantina Wilayah Terbatas Berbasis Kelurahan

Wapres: Ada Kemungkinan Karantina Wilayah Terbatas Berbasis Kelurahan

Nasional
Jokowi Tetapkan Status Darurat Kesehatan Masyarakat

Jokowi Tetapkan Status Darurat Kesehatan Masyarakat

Nasional
Tugas Lengkap Relawan Desa Tanggap Covid-19: Mendata hingga Siapkan Rumah Karantina

Tugas Lengkap Relawan Desa Tanggap Covid-19: Mendata hingga Siapkan Rumah Karantina

Nasional
Jokowi: Kita Putuskan Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar

Jokowi: Kita Putuskan Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X