Barisan Muda PAN Nilai Konsultan Politik Bisa Jadi Pengaruh Buruk Demokrasi

Kompas.com - 17/10/2016, 21:42 WIB
Diskusi publik bertajuk Lutfy Mairizal PutraDiskusi publik bertajuk "Pilkada yang aman dan damai menuju demokrasi yang berkualitas", Jakarta, Senin (17/10/2016)
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Barisan Muda Partai Amanat Nasional, Ahmad Yohan mengatakan, demokrasi yang berkualitas mengisyaratkan partisipasi masyarakat secara langsung dalam memilih pemimpin pada Pilkada 2017 mendatang.

"Demokrasi yang baik bukan dengan mobilisasi masyarakat," kata Yohan dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta, Senin (17/10/2016).

Yohan menuturkan, peran konsultan politik juga dapat memengaruhi kualitas demokrasi Indonesia.

Menurut dia, lembaga yang banyak muncul sejak era reformasi itu bisa menimbulkan bahaya bagi publik.

Sebab, konsultan politik memiliki keahlian menjadikan persepsi publik menjadi sebuah fakta dengan mengemas calon pemimpin.

Konsultan politik, lanjut dia, bisa membuat yang calon pemimpin berprestasi menjadi terpinggirkan.

"Banyak orang yang begitu banyak bekerja tapi karena dia tidak punya apa-apa, dia bisa dikalahkan oleh mereka yang pakai konsultan," ucap Yohan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yohan menyebutkan, banyak calon pemimpin yang tidak terkenal, namun setelah dipoles menjadi terkenal dan manis di mata publik.

"Di sinilah keahlian para konsultan politik. Konsultan politik bisa bungkus bangkai menjadi barang mewah kemudian bisa buat orang mulia menjadi buruk. Ini saya kira bisa pengaruhi masa depan demokrasi dan bangsa," ujar Yohan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Periksa Ketua DPRD DKI, KPK Dalami Penganggaran Terkait Pengadaan Lahan di Munjul

Periksa Ketua DPRD DKI, KPK Dalami Penganggaran Terkait Pengadaan Lahan di Munjul

Nasional
Proses Dugaan Penganiayaan, Polri Juga Pastikan Kasus Penistaan Muhammad Kece Berjalan

Proses Dugaan Penganiayaan, Polri Juga Pastikan Kasus Penistaan Muhammad Kece Berjalan

Nasional
PAN Masuk Lingkaran, Koalisi Jokowi di Simpang Jalan?

PAN Masuk Lingkaran, Koalisi Jokowi di Simpang Jalan?

Nasional
Periksa Anies Sebagai Saksi, KPK Dalami Soal Penyertaan Modal Program Rumah DP Rp 0

Periksa Anies Sebagai Saksi, KPK Dalami Soal Penyertaan Modal Program Rumah DP Rp 0

Nasional
Kasus Irjen Napoleon Aniaya Muhammad Kece, Propam Periksa Kepala Rutan Bareskrim

Kasus Irjen Napoleon Aniaya Muhammad Kece, Propam Periksa Kepala Rutan Bareskrim

Nasional
Satgas Minta Masyarakat Turut Antisipasi Terjadinya Lonjakan Kasus Covid-19

Satgas Minta Masyarakat Turut Antisipasi Terjadinya Lonjakan Kasus Covid-19

Nasional
OTT di Kolaka Timur, Ketua KPK: Tunggu Penyidik Bekerja

OTT di Kolaka Timur, Ketua KPK: Tunggu Penyidik Bekerja

Nasional
Pamer Penurunan Kasus Covid-19, Indonesia Berharap Ada Evaluasi Status Red List dari Inggris

Pamer Penurunan Kasus Covid-19, Indonesia Berharap Ada Evaluasi Status Red List dari Inggris

Nasional
Soal Kapal Selam Nuklir Australia, Menlu RI Sebut Sekjen PBB Ingatkan Potensi Perang Dingin

Soal Kapal Selam Nuklir Australia, Menlu RI Sebut Sekjen PBB Ingatkan Potensi Perang Dingin

Nasional
Mahfud Sebut Jokowi Restui Lahan Hasil Sitaan BLBI Dibikin Lapas

Mahfud Sebut Jokowi Restui Lahan Hasil Sitaan BLBI Dibikin Lapas

Nasional
Puspomad Segera Periksa Brigjen Junior Tumilaar Usai Bikin Surat Terbuka untuk Kapolri

Puspomad Segera Periksa Brigjen Junior Tumilaar Usai Bikin Surat Terbuka untuk Kapolri

Nasional
Pihak yang Ditangkap dalam OTT KPK di Kolaka Timur Masih Diperiksa

Pihak yang Ditangkap dalam OTT KPK di Kolaka Timur Masih Diperiksa

Nasional
Ketimpangan Akses Vaksin Sangat Lebar, Sekjen PBB: Dunia Bisa Sulit Keluar dari Pandemi Covid-19

Ketimpangan Akses Vaksin Sangat Lebar, Sekjen PBB: Dunia Bisa Sulit Keluar dari Pandemi Covid-19

Nasional
Mahfud Upayakan Amnesti Akademisi Korban UU ITE Saiful Mahdi Segera Keluar

Mahfud Upayakan Amnesti Akademisi Korban UU ITE Saiful Mahdi Segera Keluar

Nasional
OTT di Kolaka Timur, KPK Amankan Beberapa Pihak

OTT di Kolaka Timur, KPK Amankan Beberapa Pihak

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.