Fahri Hamzah: Poros Maritim, Harusnya Presiden Berkantor di Pulau Seribu..

Kompas.com - 12/10/2016, 20:00 WIB
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Tabu (12/10/2016) KOMPAS.com/Nabilla TashandraWakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Tabu (12/10/2016)
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang dua tahun masa pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai bahwa gagasan poros maritim belum konkret.

Jokowi dinilai belum memberikan contoh nyata atau praktik di lapangan.

Menurut dia, jika serius dengan gagasan poros maritim tersebut, Presiden seharusnya berkeliling Nusantara. Bahkan, Fahri mengusulkan Jokowi berkantor dekat dengan laut.

"Kelola Indonesia ini dari pinggir. Ngantor di Pulau Seribu, bikin kapal perang yang sebesar lapangan terbang, keliling nusantara, kelilingi rakyat dari pesisir. Itu poros maritim namanya," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/10/2016).

"Sekarang Presiden ngantornya di Bogor. Bogor tuh gunung. Maritim tuh laut. Bayangan saya, Presiden setiap hari bicaranya di laut," ucapnya.

Meski begitu, Fahri berharap pernyataannya yang dilontarkan ke publik juga bisa ditangkap positif oleh pihak pemerintah agar menjadi masukan untuk ke depan.

"Mudah-mudahan, jangan dimasukin hati tapi masukin pikiran. Ditanggapi sebagai kritik," kata politisi Partai Keadilan Sejahtera itu.

Kompas TV Harapan Jokowi pada Pembangunan Maritim

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X