Kemenag-Baznas Selaraskan Basis Data zakat

Kompas.com - 05/10/2016, 16:14 WIB
Ketua Baznas Bambang Soedibyo usai menerima zakat Presieden Joko Widodo di Istana, Selasa (28/6/2016). Fabian Januarius KuwadoKetua Baznas Bambang Soedibyo usai menerima zakat Presieden Joko Widodo di Istana, Selasa (28/6/2016).
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Agama dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyelaraskan basis data zakat dengan menggunakan Sistem Manajemen Informasi Baznas (SiMBA).

"Melalui SiMBA, maka terintegrasilah sistem pencatatan zakat secara nasional. Baznas di kabupaten, kota, provinsi dan nasional dan dengan Kemenag menggunakan sistem yang sama," kata Ketua Baznas Bambang Sudibyo usai jumpa pers di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Rabu (5/10/2016).

Bambang mengatakan penyelarasan basis data penting untuk pelaporan hasil penghimpunan dan penyaluran zakat nasional.

Sistem informasi pelaporan yang lebih baik diharapkan bisa meningkatkan kepercayaan publik terhadap badan zakat dan mendorong warga menunaikan zakat.

Tentang lembaga amil zakat di luar Baznas, Bambang mengatakan bahwa saat ini beberapa di antaranya sudah memiliki sistem manajemen informasi pelaporan yang baik, bahkan lebih baik dari Baznas.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan pemerintah ingin memperkuat manajemen pengumpulan dan pengelolaan dana zakat.

"Ini adalah tonggak bersejarah di era digital. Kami ingin memperkuat manajemen pengelolaan pengumpulan, pengelolaan dana zakat, sehingga yang terhimpun lebih transparan, akuntabel dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat dan Baznas bisa dirasakan manfaatnya bagi yang membutuhkan," kata Lukman.

Menurut Baznas potensi zakat nasional nilainya sampai Rp217 triliun, namun baru sebagian kecil yang berhasil dihimpun dan dikelola.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X