Soal Dua WNI yang Masih Disandera, Panglima TNI Berharap Ada Kabar Gembira Pekan Ini

Kompas.com - 04/10/2016, 18:12 WIB
Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo menanggapi pertanyaan awak media di Kantor Panglima TNI, Jakarta Pusat, Selasa (4/10/2016). Fachri FachrudinPanglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo menanggapi pertanyaan awak media di Kantor Panglima TNI, Jakarta Pusat, Selasa (4/10/2016).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA. KOMPAS.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, upaya pembebasan dua WNI yang masih disandera oleh kelompok Abu Sayyaf di Filipina terus dilakukan.

Dua WNI yang masih disandera adalah Robin Peter dan M Nasir.

Gatot berharap, kedua sandera bisa segera dibebaskan dalam pekan ini.

"Dua orang ini saya minta mohon kepada semuanya berdoa, mudah-mudahan dalam minggu ini ada berita gembira," ujar Gatot, di Kantor Panglima TNI, Jakarta Pusat, Selasa (4/10/2016).

Menurut Gatot, upaya pembebasan sandera dilakukan dengan cara diplomasi.

"Semua berusaha lewat diplomasi total, Tapi maca-macam ada di situ (yang terlibat)," kata dia.

Gatot mengakui, diplomasi yang dilakukan berlangsung alot. Meski demikian, ia berharap dua WNI tersebut segera pulang ke Indonesia.

"Mudah mudahan ya, siapa tahu, hadiah ultah TNI kan (5 Oktober). Kita doakan saja, karena ini kan agak alot," kata dia.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi bersama Gatot menyampaikan bahwa tiga dari lima warga negara Indonesia (WNI) yang disandera oleh kelompok Abu Sayyaf telah dibebaskan.

Ketiga WNI tersebut adalah Ferry Arifin, M Mahbur Dahlan, dan Edi Suryono.

Mereka merupakan anak buah kapal TB Charles milik PT Rusianto Bersaudara yang diculik pada bulan Juni lalu.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X