Divisi Propam Dalami Video Krishna Murti dengan Bayi dan Panggilan "Papa"

Kompas.com - 22/09/2016, 17:44 WIB
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar memberikan keterangan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, terkait kericuhan di Mapolres Meranti, Riau, Jumat (26/8/2016). Fachri FachrudinKepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar memberikan keterangan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, terkait kericuhan di Mapolres Meranti, Riau, Jumat (26/8/2016).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri mendalami video yang menampilkan Wakil Kapolda Lampung Kombes Pol Krishna Murti bersama seorang bayi.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, Pengamanan Internal Propam telah meminta klarifikasi sejumlah pihak untuk mencari tahu kebenaran video itu.

"Sudah diambil keterangannya terkait video tayangan itu. Terkait orangnya siapa, orangnya sudah diambil keterangannya," ujar Boy, di Jakarta, Kamis (22/9/2016).

(Baca: Diam-diam, Mabes Polri Telah Periksa Krishna Murti Terkait Dugaan Penganiayaan)

Namun, belum dapat disimpulkan apakah bayi dalam video tersebut adalah anak Krishna.

Dalam video itu, ada suara perempuan yang menyebut kata "Papa" yang ditujukan untuk Krishna.

Boy mengatakan, pihaknya masih akan menggali keterangan dari sejumlah pihak untuk menguatkan pembuktian tersebut.

"Tidak bisa kami terus menyimpulkan dengan sudah periksa sini, sudah periksa sana, dua belah pihak sudah diperiksa, belum tentu bisa disimpulkan," kata Boy.

(Baca: Cerita Alice soal Fotonya yang Dikaitkan dengan Dugaan Penganiayaan oleh Krishna Murti)

Kesaksian Alice Wara

Seorang perempuan bernama Alice Wara mengakui bahwa video itu diambil oleh dirinya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X