Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/09/2016, 17:12 WIB
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menyinggung penyelesaian perkara pembunuhan aktivis HAM Munir dalam pertemuannya bersama para pakar hukum.

"PR kita adalah pelanggaran HAM masa lalu, termasuk kasus Mas Munir. Ini juga perlu diselesaikan," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/9/2016).

Diketahui, 11 tahun sudah Tim pencari fakta (TPF) pembunuhan Munir Said Thalib menyerahkan hasil penyelidikan ke pemerintah.

Saat penyerahan itu, pemerintahan dipimpin Susilo Bambang Yudhyono. Namun hingga kini, hasil penyelidikan tak pernah dibuka.

(baca: 12 Tahun Tanpa Penuntasan, Pemerintah Abaikan Kasus Pembunuhan Munir)

Terkini, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Humas Setneg Faisal Fahmi kembali menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah menerima hasil laporan TPF Munir sepanjang tahun 2005.

Kondisi inilah yang membuat Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menggugat Sekretariat Negara ke Komisi Informasi Publik (KIP).

(baca: Sudi Silalahi: Saya Tidak Terima Salinan Laporan TPF Kasus Munir)

Selain menyinggung penyelesaian kasus Munir, Presiden Joko Widodo dalam acara bersama pakar hukum mengatakan bahwa hal yang mesti diselesakan juga adalah peredaran narkotika.

"Ini memerlukan tindakan hukum yang tegas. Kami nanti mohon masukan-masukan mengenai hal-hal yang tadi saya sampaikan," ujar Jokowi.

Pakar hukum yang diundang, antara lain Yenti Ganarsih, Mahfud MD, Todung Mulya Lubis, Yunus Hussein, Refly Harun, Saldi Isra, Al Araf, Chandra Hamzah dan Nursyahbani Katjasungkana.

Kompas TV Unjuk Rasa Bertepatan 11 Tahun Tewasnya Munir
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.