Pesan Atlet Paralimpiade Peraih Perunggu untuk Kaum Difabel

Kompas.com - 22/09/2016, 12:39 WIB
Atlet paralympic cabang angkat besi Ni Nengah Widiasih di Istana Merdeka,
Jakarta, Kamis (22/9/2016).
IhsanuddinAtlet paralympic cabang angkat besi Ni Nengah Widiasih di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/9/2016).
Penulis Ihsanuddin
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Ni Nengah Widiasih, atlet angkat besi peraih perunggu di Paralimpiade Rio De Janeiro, Brasil 2016, menitipkan pesan kepada  masyarakat Indonesia yang memiliki keterbatasan fisik. Ia meminta masyarakat penyandang disabilitas yang kurang beruntung tak patah semangat.

"Pesan saya, jangan pernah menyerah, lakukan apa yang bisa dilakukan, kerjakan apa yang bisa dikerjakan. Berusaha untuk menjadi yang lebih baik dan yang terbaik terutama untuk diri sendiri dulu, mandiri untuk diri sendiri," kata Widia usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/9/2016).

Widia sendiri mengalami cacat di kedua kakinya. Untuk kegiatan sehari-hari, dia harus menggunakan kursi roda. Namun, ia tetap berjuang untuk menjadi atlet angkat besi. Perjuangannya pun membuahkan hasil.

Dari sembilan atlet Indonesia yang dikirim ke paralimpiade Rio, Widia menjadi satu-satunya yang berhasil meraih perunggu.

"Semangat, jangan putus asa, untuk teman-teman yang senasib dengan saya, teman-teman yang difabel, jangan pernah jadi korban dari keadaan tapi jadilah pemenang dari keadaan itu sendiri," ucap Widia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X