Empat Partai Gelar Pertemuan di Cikeas, Presiden PKS Temui Prabowo Subianto

Kompas.com - 21/09/2016, 21:14 WIB
Presiden PKS Sohibul Iman usai menghadiri halal bi halal oleh DPW PKS Jawa Timur di Hotel Royal Orchid Garden, Batu, Malang, Minggu (31/7/2016) Kontributor Malang, Andi HartikPresiden PKS Sohibul Iman usai menghadiri halal bi halal oleh DPW PKS Jawa Timur di Hotel Royal Orchid Garden, Batu, Malang, Minggu (31/7/2016)
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mengaku baru saja melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Dari pertemuan tersebut, kata Sohibul, ia mengetahui bahwa empat partai mengadakan pertemuan di Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (21/9/2016) malam, untuk membahas Pilkada DKI Jakarta 2017.

Meski tak diajak menghadiri pertemuan tersebut, Sohibul mengaku telah diberitahu.

"Jadi semacam ingin bicara dulu empat partai, nanti setelah punya formula yang bagus akan dibahas bersama enam partai," kata Sohibul melalui pesan singkat, Rabu (21/9/2016).

(Baca: Malam Ini, Koalisi Penantang Ahok Rapat di Cikeas)

Ia berharap, pada Kamis (22/9/2016) besok, ada kabar baik dari pertemuan tersebut.

"Semoga besok ada konklusi enam partai ke arah kesamaan sikap dan langkah menuju Pilkada DKI yang lebih berkualitas," ujar Sohibul.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Ketua Komunikasi Bidang Publik DPP Partai Demokrat Imelda Sari mengatakan, rapat di Cikeas akan membahas pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur dari empat partai yang sebelumnya telah membangun koalisi.

Keempat partai itu adalah Demokrat, PPP, PAN, dan PKB.

(Baca: SBY Hanya Undang PKB, PPP, dan PAN ke Cikeas, Gerindra Tidak?)

Poros tersebut di luar Partai Gerindra dan PKS yang sebelumnya telah mendeklarasikan pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sandiaga Uno-Mardani Ali Sera.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Yasonna: KUHP Warisan Kolonial Banyak Menyimpang dari Asas Hukum Pidana Umum

Yasonna: KUHP Warisan Kolonial Banyak Menyimpang dari Asas Hukum Pidana Umum

Nasional
Kasus Covid-19 pada Anak Tinggi, Ini Saran P2G soal Belajar Tatap Muka Terbatas

Kasus Covid-19 pada Anak Tinggi, Ini Saran P2G soal Belajar Tatap Muka Terbatas

Nasional
Jadi Tersangka KPK, Ini Peran Tommy Adrian dalam Kasus Pengadaan Lahan di Munjul

Jadi Tersangka KPK, Ini Peran Tommy Adrian dalam Kasus Pengadaan Lahan di Munjul

Nasional
Berkas Perkara Lengkap, Bupati Muara Enim Nonaktif Segera Disidang di Tipikor Palembang

Berkas Perkara Lengkap, Bupati Muara Enim Nonaktif Segera Disidang di Tipikor Palembang

Nasional
Sidang Korupsi Bansos, Saksi Ungkap Pemilik Perusahaan Penyuplai Barang ke Kemensos

Sidang Korupsi Bansos, Saksi Ungkap Pemilik Perusahaan Penyuplai Barang ke Kemensos

Nasional
Jadi Kepanjangan Tangan Kemensos, TKSK Diminta Mensos Risma Lakukan 3 Hal Ini

Jadi Kepanjangan Tangan Kemensos, TKSK Diminta Mensos Risma Lakukan 3 Hal Ini

Nasional
Jelang PTM Terbatas, Pimpinan DPR: Jangan Sampai Sekolah Jadi Klaster Penularan Covid-19

Jelang PTM Terbatas, Pimpinan DPR: Jangan Sampai Sekolah Jadi Klaster Penularan Covid-19

Nasional
Lantik Pejabat Baru Kemendes PDTT, Gus Menteri Ingatkan Soal Tugas dan Tanggung Jawab

Lantik Pejabat Baru Kemendes PDTT, Gus Menteri Ingatkan Soal Tugas dan Tanggung Jawab

Nasional
Varian Virus Corona dari India Mendominasi, Epidemiolog Minta Jokowi Terapkan Karantina Wilayah

Varian Virus Corona dari India Mendominasi, Epidemiolog Minta Jokowi Terapkan Karantina Wilayah

Nasional
Soal Penggelapan Modus Impor Emas, Kejagung Sebut Ada Kesulitan Terkait Undang-undang

Soal Penggelapan Modus Impor Emas, Kejagung Sebut Ada Kesulitan Terkait Undang-undang

Nasional
Kejagung Periksa 10 Saksi Terkait Kasus Korupsi Asabri

Kejagung Periksa 10 Saksi Terkait Kasus Korupsi Asabri

Nasional
Dugaan Pelanggaran Etik, Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Tunggu Panggilan Dewas

Dugaan Pelanggaran Etik, Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Tunggu Panggilan Dewas

Nasional
Buron Sejak 2015, Terpidana Pembuat Surat Palsu Ditangkap Kejagung di Medan

Buron Sejak 2015, Terpidana Pembuat Surat Palsu Ditangkap Kejagung di Medan

Nasional
Dugaan Penggelapan Impor Emas, Ketua Komisi III Usul Bentuk Panja

Dugaan Penggelapan Impor Emas, Ketua Komisi III Usul Bentuk Panja

Nasional
Anggota DPR Sebut Ada Jaksa Ikut Main Proyek, Jaksa Agung: Saya Copot Langsung

Anggota DPR Sebut Ada Jaksa Ikut Main Proyek, Jaksa Agung: Saya Copot Langsung

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X