Pengungsi akibat Banjir Bandang di Garut Mencapai 1.000 Orang

Kompas.com - 21/09/2016, 17:36 WIB
Banjir bandang menerjang 7 kecamatan di Garut, Selasa (20/9/2016). dok.BNPBBanjir bandang menerjang 7 kecamatan di Garut, Selasa (20/9/2016).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, jumlah pengungsi bencana banjir bandang di Garut mencapai 1.000 orang.

"Pengungsi mencapai 1.000 orang yang kami tempatkan di beberapa tempat pengungsian," ujar Sutopo saat memberikan keterangan pers di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (21/9/2016).

Seluruh warga yang terkena dampak saat ini sudah diungsikan beberapa tempat, yakni Markas Korem 06, apotek Wira Prima, Rumah Sakit Guntur dan posko Sekretaris Daerah.

Menurut Sutopo, jumlah pengungsi diperkirakan akan terus bertambah meengingat banjir bandang tersebut memiliki skala yang besar.


Akibatnya, ribuan rumah warga yang hanyut, rusak berat dan ringan karena diterjang material longsor yang terbawa oleh aliran banjir.

Selain menghancurkan rumah warga, banjir bandang juga menggenangi Rumah Sakit Umum Daerah dr Slamet.

Sutopo mengatakan, genangan air di RSUD itu mencapai 30 sentimeter.

"Pengungsi akan terus bertambah dan diperkirkan ribuan rumah mengalami kerusakan. Kami masih melakukan proses pendataan terkait jumlah warga yang terdampak banjir bandang," kata Sutopo.

Banjir bandang menerjang daerah Bayongbong, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Banyuresmi, Karangpawitan, Kabupaten Garut, pada Rabu (21/9/2016) pukul 01.00 WIB.

(Baca: Banjir Garut, Rumah di Tepi Sungai Hanyut, RS dan Kantor Polisi Terendam)

Banjir terjadi akibat hujan deras sejak Selasa (20/9/2016) malam, yang menyebabkan air di Sungai Cimanuk dan Sungai Cikamuri meluap. Ketinggian banjir mencapai ketinggian 1,5 meter hingga 2 meter.

BNPB mencatat, hingga kini korban banjir bandang yang dinyatakan meninggal mencapai 16 orang dan 15 orang masih dinyatakan hilang.

(Baca: Berikut Identitas Korban Banjir Bandang di Garut dan Longsor di Sumedang)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X