Kurban dan Krisis Kepemimpinan

Kompas.com - 13/09/2016, 18:19 WIB
Sapi sumbangan dari Presiden Joko Widodo di Masjid Agung Solo. KOMPAS.COM/ M WismabrataSapi sumbangan dari Presiden Joko Widodo di Masjid Agung Solo.
EditorTri Wahono

Pada tataran dasar kehidupan, setiap individu adalah pemimpin, termasuk bagi dirinya sendiri.

Ada konsekuensi yang melekat dengan sendirinya, yakni setiap perbuatan dan tindakan memiliki risiko yang harus dipertanggungjawabkan.

Namun, konteks tanggung jawab di sini bukanlah semata-mata bermakna hanya melaksanakan tugas, lalu setelah itu selesai dan tidak menyisakan dampak (atsar) bagi yang dipimpin.

Makna hakikinya adalah lebih kepada upaya untuk mewujudkan kesejahteraan bagi semua lapisan rakyat.

Pemimpin memang mendapatkan otoritas kewenangan, tetapi pada saat yang sama menjadi pelayan bagi orang yang dipimpinnya. Pemimpin suatu kaum adalah pelayan mereka.

Oleh sebab itu, setiap pemimpin harus memiliki visi dan misi melayani (service centric) terhadap orang-orang yang dipimpinnya.

Jika kita melihat potret kepemimpinan di Tanah Air saat ini, hanya segelintir pemimpin yang mau melayani dan berkorban bagi rakyat yang dipimpinnya.

Tidak bisa dimungkiri, sebagian besar pemimpin mulai dari lingkungan tempat tinggal kita sampai dengan nasional lebih cenderung berbicara atas nama rakyat atau kepentingan rakyat. Padahal, sebenarnya untuk kepentingan diri sendiri, keluarga, atau golongannya.

Padahal, hadis Rasulullah yang diriwayatkan oleh HR Thabrani menjelaskan bahwa khianat yang paling besar adalah bila seorang penguasa memperdagangkan rakyatnya.

Tidaklah mengherankan, jika kebijakan-kebijakan yang digulirkan pun, sama sekali jauh dari upaya memanusiakan rakyat yang dipimpinnya. Sebab, rakyat sudah diposisikan diametral oleh pemimpin sebagai pihak yang dikhianati.

Akibatnya, berbagai persoalan multidimensi yang melanda rakyat kita, seolah tiada henti meluluhlantakkan kehidupan mereka.

Memaknai semangat berkurban

Kepemimpinan adalah sesuatu yang muncul dari dalam dan merupakan buah dari keputusan seseorang untuk tampil selangkah di depan, baik bagi dirinya sendiri, keluarga, lingkungan maupun bangsa dan negara. Kepemimpinan adalah tanggung jawab yang dimulai dari dalam diri kita.

Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X