RAPP Sepakat Restorasi Gambut di Luar Lahan Konsensi

Kompas.com - 09/09/2016, 22:17 WIB
Pernyataan pers pihak PT RAPP dan Kementerian LHK, serta Badan Restorasi Gambut, soal penghadangan rombongan BRG di Meranti, Jumat (9/9/2016). KOMPAS.com/LUTFY MAIRIZALPernyataan pers pihak PT RAPP dan Kementerian LHK, serta Badan Restorasi Gambut, soal penghadangan rombongan BRG di Meranti, Jumat (9/9/2016).
|
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Direktur PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Tony Wenas mengatakan bakal merestorasi gambut di luar lahan konsesi milik RAPP.

Hal itu merupakan kesepakatan yang dicapai setelah RAPP bertemu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Badan Restorasi Gambut. 

"Ada beberapa hal yang kita sepakati untuk melakukan restorasi di luar wilayah kami," kata Tony di KLHK, Jakarta, Jumat (9/9/2016).

Tony mengatakan pihaknya akan kooperatif dalam upaya merestorasi gambut dalam kesatuan lanskap Pulau Padang bersama BRG. Kepala BRG, Nazir Foead membenarkan bahwa RAPP akan melakukan restorasi gambut di luar wilayah konsesinya.

"Perusahaan (RAPP) bersedia melakukan kerja restorasi gambut tidak hanya di area meraka tapi juga kawasan gambut yang bertetangga dengan konsensi mereka. Restorasi gambut tidak hanya parsial tapi kesatuan ekosistem," ucap Nazir.

Nazir menuturkan, bagi BRG, Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan prioritas dalam upaya merestorasi gambut.

Tahun ini, BRG berupaya merestorasi satu pulau bagaian dari Kepulauann Meranti. "Meranti kan merupakan prioritas bagi BRG sebelum habis tahun ini kami sepakat rencana kerja restorasi hampir satu pulau," ujar Nazir.

Kompas TV DPR Setuju Budi Gunawan Jadi Kepala BIN

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X