Wisnu Nugroho
Pemimpin Redaksi Kompas.com

Wartawan Kompas. Pernah bertugas di Surabaya, Yogyakarta dan Istana Kepresidenan Jakarta dengan kegembiraan tetap sama: bersepeda. Menulis sejumlah buku tidak penting.

Tidak semua upaya baik lekas mewujud. Panjang umur upaya-upaya baik ~ @beginu

Sayur Oyong Jokowi dan Isyarat Penerimaan Pajak yang Meleset

Kompas.com - 05/09/2016, 07:42 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menghadiri sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Tahun 2016 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2016).  Dalam sidang tahunan ini Presiden Joko Widodo membacakan pidato kenegaraan. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menghadiri sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Tahun 2016 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2016). Dalam sidang tahunan ini Presiden Joko Widodo membacakan pidato kenegaraan.
EditorHeru Margianto

Ajakan Kalla untuk berpikir realistis itu bersambut. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani memperkirakan, dana tebusan hanya akan mencapai Rp 50 triliun-Rp 80 triliun.

Kemungkinan evaluasi untuk pelaksanaan program pengampunan pajak tahap pertama dengan tebusan 2 persen yang berakhir 30 September dibuka. Karena target Rp 165 triliun masuk di APBN, pemotongan target itu akan dilakukan.

Mengantisipasi melesetnya target program pengampunan pajak, menu makan siang istana yaitu ikan bawal, sate, dan sayur oyong di awal September 2016 adalah isyarat.

Pemangkasan anggaran yang sudah dua kali dilakukan di awal dan pertengahan tahun 2016 akan dilakukan lagi di akhir tahun 2016.

Menteri Keuangan Sri Mulyani sudah mengantisipasi hal ini. Sri Mulyani yang masuk kabinet medio Agustus 2016 dengan sentimen paling positif harus mengambil kebijakan tidak populer.  

Usul penghematan telah disampaikan kepada Presiden dan Wakil Presiden serta telah disetujui. Anggaran sebesar Rp 133 triliun akan dipotong dari APBN.  

Reaksi atas rencana di bulan September yang tidak membuat ceria ini muncul. Salah satunya dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo karena tidak terima. Menurutnya, ada keresahan karena ditundanya penyaluran sebagian dana alokasi umum tahun anggaran 2016.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

(Baca: Surat Cinta Menteri Keuangan yang Menggemparkan

Soal pos mana saja yang akan dipotong anggarannya bersamaan dengan seretnya realisasi program pengampunan pajak, Kementerian Keuangan sedang mematangkan. Soal besarannya, tampaknya tidak ada pengurangan.

Angka Rp 133 triliun adalah angka penghematan yang moderat untuk penyangga jika realisasi program pengampunan pajak tidak lebih dari Rp 50 triliun hingga 30 September 2016. Angka Rp 50 triliun adalah angka paling pesimistis seperti dihitung Apindo.

Untuk penghematan besar-besaran dengan pemangkasan anggaran ketiga tahun 2016 lantaran target penerimaan pajak meleset, Jokowi sudah menyatakan persetujuan.

Ketidaksukaan dan keberatan untuk pemotongan anggaran ini pasti akan datang. Tidak hanya dari mereka yang ada di seberang dan berlawanan, tetapi juga dari mereka yang ada dalam satu barisan. 

Untuk mereka yang tidak suka dan keberatan, sayur oyong sudah disiapkan untuk bersama-sama dimakan dan dirasakan. Dengan senang hati, Istana Merdeka akan menghidangkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal, Masyarakat Diminta Tak Abaikan Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal, Masyarakat Diminta Tak Abaikan Protokol Kesehatan

Nasional
Soal Isu Reshuffle Kabinet, Arsul Sani: Hanya Pak Jokowi dan Allah yang Tahu

Soal Isu Reshuffle Kabinet, Arsul Sani: Hanya Pak Jokowi dan Allah yang Tahu

Nasional
Muktamar Ke-34 NU Akan Digelar 23-25 Desember 2021 di Lampung

Muktamar Ke-34 NU Akan Digelar 23-25 Desember 2021 di Lampung

Nasional
Saksi Akui Angin Prayitno Titipkan 81 SHM Tanah agar Tidak Disita KPK

Saksi Akui Angin Prayitno Titipkan 81 SHM Tanah agar Tidak Disita KPK

Nasional
Cerita Warga ke Jokowi soal Detik-detik Erupsi Semeru...

Cerita Warga ke Jokowi soal Detik-detik Erupsi Semeru...

Nasional
Hujan dan Ledakan di Gunung Semeru, Pencarian Korban Sulit Dilakukan

Hujan dan Ledakan di Gunung Semeru, Pencarian Korban Sulit Dilakukan

Nasional
Diperiksa KPK dalam Kasus Bupati Musi Banyuasin, Istri Alex Noerdin Irit Bicara

Diperiksa KPK dalam Kasus Bupati Musi Banyuasin, Istri Alex Noerdin Irit Bicara

Nasional
Penularan Covid-19 Rendah, Kemenkes: Jangan Lengah, Varian Delta Mendominasi dan Punya 23 Mutasi

Penularan Covid-19 Rendah, Kemenkes: Jangan Lengah, Varian Delta Mendominasi dan Punya 23 Mutasi

Nasional
UPDATE Erupsi Semeru: 34 Orang Meninggal Dunia, 22 Orang Hilang

UPDATE Erupsi Semeru: 34 Orang Meninggal Dunia, 22 Orang Hilang

Nasional
DPR Tetapkan Prolegnas Prioritas 2022, Revisi UU Cipta Kerja Masuk Daftar Kumulatif Terbuka

DPR Tetapkan Prolegnas Prioritas 2022, Revisi UU Cipta Kerja Masuk Daftar Kumulatif Terbuka

Nasional
Anggota Baleg Sebut Tak Ada Pengurangan Pasal dalam Revisi UU Cipta Kerja

Anggota Baleg Sebut Tak Ada Pengurangan Pasal dalam Revisi UU Cipta Kerja

Nasional
UPDATE 7 Desember: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 48,03 Persen

UPDATE 7 Desember: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 48,03 Persen

Nasional
PPKM Level 3 Batal Diterapkan Saat Nataru, Bagaimana Nasib Cuti ASN?

PPKM Level 3 Batal Diterapkan Saat Nataru, Bagaimana Nasib Cuti ASN?

Nasional
UPDATE: Tambah 375.878 Total Spesimen Covid-19, Positivity Rate 0,09 Persen

UPDATE: Tambah 375.878 Total Spesimen Covid-19, Positivity Rate 0,09 Persen

Nasional
UPDATE 7 Desember: Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama Lansia Capai 55,45 Persen

UPDATE 7 Desember: Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama Lansia Capai 55,45 Persen

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.