Kompas.com - 26/08/2016, 23:13 WIB
Ketua Umum DPN REPDEM Masinton Pasaribu (kiri) dan Ketua Panitia yang juga Ketua DPN REPDEM Bidang Organisasi, Wanto Sugito (tengah) saat pemaparan dan ramah tamah di hadapan peserta Rapimnas REPDEM di Wisma Griya Sabha, Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/5) malam. Ketua Umum DPN REPDEM Masinton Pasaribu (kiri) dan Ketua Panitia yang juga Ketua DPN REPDEM Bidang Organisasi, Wanto Sugito (tengah) saat pemaparan dan ramah tamah di hadapan peserta Rapimnas REPDEM di Wisma Griya Sabha, Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/5) malam.
EditorTjahjo Sasongko

JAKARTA, Kompas.com-  Organisasi sayap PDI Perjuangan, Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM) mengancam akan melaporkan Relawan Teman Ahok ke polisi karena dianggap mendiskreditkan PDI Perjuangan.

Ketua DPN Repdem, Wanto Sugito mengungkap hal ini di kantornya, Jumat (26/8/2016), Menurutnya, Relawan Teman Ahok mengeluarkan pernyataan tak berdasar dengan menyebut PDI Perjuangan meminta syarat kepada Ahok jika ingin diajukan menjadi Cagub DKI.

"Kami meminta mereka meminta maaf. Atau secara institusi sayap partai, Repdem akan melaporkannya ke polisi karena pencemaran nama baik induk organisasi kami, " ujar  Wanto Sugito.

"Jika tidak ditertibkan langsung oleh Ahok. Berarti teman ahok direstui oleh Ahok utk mendiskreditkan PDI Perjuangan ataupun kelompok lain yg belum resmi dukung Ahok," tuduhnya lagi.

Pihaknya menuntut Relawan Teman Ahok untuk menjelaskan ,"syarat" yang dimaksud dan apakah pernah tertuang secara tertulis kepada Basuki atau Ahok.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Uji Klinis Vaksin Nusantara Berlanjut, Guru Besar FKUI: Jelas Ada Pelanggaran

Uji Klinis Vaksin Nusantara Berlanjut, Guru Besar FKUI: Jelas Ada Pelanggaran

Nasional
Soal Vaksin Nusantara, PB IDI Harap BPOM Tidak Diintervensi oleh DPR

Soal Vaksin Nusantara, PB IDI Harap BPOM Tidak Diintervensi oleh DPR

Nasional
Jokowi Ingin Kota Semakin Infklusif, Terbuka bagi Seluruh Warga

Jokowi Ingin Kota Semakin Infklusif, Terbuka bagi Seluruh Warga

Nasional
Kemenkes Belum Dapat Laporan Uji Praklinis Vaksin Nusantara

Kemenkes Belum Dapat Laporan Uji Praklinis Vaksin Nusantara

Nasional
Jokowi: Indonesia Harus Punya Kekhasan Ketika Buat Perencanaan Wilayah

Jokowi: Indonesia Harus Punya Kekhasan Ketika Buat Perencanaan Wilayah

Nasional
LBM Eijkman Targetkan Vaksin Merah Putih Dapat Izin BPOM Pertengahan 2022

LBM Eijkman Targetkan Vaksin Merah Putih Dapat Izin BPOM Pertengahan 2022

Nasional
Menkominfo: Indonesia Butuh 600.000 Talenta Digital untuk Atasi Digital Talent Gap

Menkominfo: Indonesia Butuh 600.000 Talenta Digital untuk Atasi Digital Talent Gap

Nasional
UPDATE 17 April: Sebaran 5.041 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

UPDATE 17 April: Sebaran 5.041 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

Nasional
UPDATE: Pemerintah Periksa 64.838 Spesimen dalam Sehari, Total 13.776.810

UPDATE: Pemerintah Periksa 64.838 Spesimen dalam Sehari, Total 13.776.810

Nasional
UPDATE 17 April: Ada 60.699 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 17 April: Ada 60.699 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 17 April: 5.889.716 Orang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 17 April: 5.889.716 Orang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
Jokowi Ingin Desain Smart City Ibu Kota Negara Baru Jadi Rujukan Negara-negara Dunia

Jokowi Ingin Desain Smart City Ibu Kota Negara Baru Jadi Rujukan Negara-negara Dunia

Nasional
Jokowi: Perencanaan Bukan Sekadar Rancang Gedung, Perencanaan adalah Bangun Tempat Hidup

Jokowi: Perencanaan Bukan Sekadar Rancang Gedung, Perencanaan adalah Bangun Tempat Hidup

Nasional
UPDATE 17 April: Ada 106.243 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 17 April: Ada 106.243 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: Bertambah 132, Pasien Covid-19 Meninggal Jadi 43.328 Orang

UPDATE: Bertambah 132, Pasien Covid-19 Meninggal Jadi 43.328 Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X