Kesan Gloria Natapradja, Saat Anggota Paskibraka Sambangi Mabes Polri

Kompas.com - 19/08/2016, 15:52 WIB
Gloria Natapraja Hamel, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) turut hadir dalam kunjungan ke Markas Besar Kepolisian RI (Mabes Polri) di Jakarta Selatan, Jumat (19/8/2016). Fachri FachrudinGloria Natapraja Hamel, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) turut hadir dalam kunjungan ke Markas Besar Kepolisian RI (Mabes Polri) di Jakarta Selatan, Jumat (19/8/2016).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Gloria Natapradja Hamel turut hadir dalam kunjungan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) ke Markas Besar Kepolisian RI di Jakarta Selatan, Jumat (19/8/2016).

Di sela waktu kunjungannya itu, Gloria mengungkapkan kekagumannya atas seragam polisi.

"Lihat seragamnya bagus-bagus, tapi senjatanya pakai M4 (Karabin M4) pakai baju anti teror," ujar Gloria di Mabes Polri, Jumat.

Namun, saat ditanya wartawan Gloria mengaku tidak mau meniti karir di kepolisian.

"Enggak suka, bukan passion aku," kata pelajar yang sempat digugurkan sebagai anggota Paskibraka karena punya paspor Perancis itu.

Gloria mengaku, jika ada kesempatan dia ingin menjadi pemimpin negeri ini atau sebagai penerbang.

"Pengin jadi presiden, atau pilot," kata dia.

Nama Gloria menjadi sorotan setelah sempat digugurkan sebagai anggota Paskibraka karena masalah kewarganegaraan.

Ayah Gloria merupakan warga negara Perancis, karena itu Gloria punya paspor Perancis. Oleh sebab itu, Gloria dianggap bukan warga negara Indonesia.

Gloria digugurkan pada Senin (15/8/2016) kemarin saat 67 calon Paskibraka lainnya dikukuhkan Presiden Joko Widodo di Istana Presiden. 

Namun, Gloria kemudian diizinkan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla untuk bertugas sebagai anggota Paskibraka.

(Baca: Gloria Natapradja Diizinkan Bertugas bersama Paskibraka...

Gloria pun ditugaskan sebagai penjaga gordon saat penurunan bendera pada upacara kemerdekaan di Istana Kepresidenan.

(Baca: Komposisi Paskibraka Penurun Bendera Ditetapkan, Gloria Jadi Penjaga Gordon)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Golkar: Terlalu Jauh Mengaitkan Pilkada 2020 dengan Pilpres 2024...

Golkar: Terlalu Jauh Mengaitkan Pilkada 2020 dengan Pilpres 2024...

Nasional
Pemerintah: Kami Yakin RUU Cipta Kerja Beri Tambahan Perlindungan bagi Pekerja

Pemerintah: Kami Yakin RUU Cipta Kerja Beri Tambahan Perlindungan bagi Pekerja

Nasional
Jumat Malam, DPR dan Pemerintah Bahas Klaster Ketenagakerjaan dalam RUU Cipta Kerja

Jumat Malam, DPR dan Pemerintah Bahas Klaster Ketenagakerjaan dalam RUU Cipta Kerja

Nasional
Klaster Pendidikan Didepak dari RUU Cipta Kerja, PGRI: Ini Surprise...

Klaster Pendidikan Didepak dari RUU Cipta Kerja, PGRI: Ini Surprise...

Nasional
Kasus Harian Covid-19 Empat Kali Pecahkan Rekor dalam Sepekan, Begini Saran Ahli

Kasus Harian Covid-19 Empat Kali Pecahkan Rekor dalam Sepekan, Begini Saran Ahli

Nasional
Kampanye Pilkada Dimulai, KPU Minta Protokol Kesehatan Diterapkan

Kampanye Pilkada Dimulai, KPU Minta Protokol Kesehatan Diterapkan

Nasional
Pemerintah Susun Protokol Kesehatan Covid-19 untuk Keluarga

Pemerintah Susun Protokol Kesehatan Covid-19 untuk Keluarga

Nasional
Dinas Dukcapil Daerah Diminta Gandeng Petugas TPU, Ini Alasannya...

Dinas Dukcapil Daerah Diminta Gandeng Petugas TPU, Ini Alasannya...

Nasional
Rekor Covid-19 Terus Pecah, Jokowi Diminta Pimpin Langsung Penanggulangan

Rekor Covid-19 Terus Pecah, Jokowi Diminta Pimpin Langsung Penanggulangan

Nasional
Konfederasi Buruh Desak Presiden Jokowi Hentikan Pembahasan RUU Cipta Kerja

Konfederasi Buruh Desak Presiden Jokowi Hentikan Pembahasan RUU Cipta Kerja

Nasional
Eks Tim Mawar Jadi Pejabat Kemhan, Jokowi Dinilai Makin Ingkar Janji

Eks Tim Mawar Jadi Pejabat Kemhan, Jokowi Dinilai Makin Ingkar Janji

Nasional
JPU Masih Teliti Berkas Perkara Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra

JPU Masih Teliti Berkas Perkara Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra

Nasional
Komisi X Sebut Klaster Pendidikan Ditarik dari RUU Cipta Kerja karena Banyak Penolakan

Komisi X Sebut Klaster Pendidikan Ditarik dari RUU Cipta Kerja karena Banyak Penolakan

Nasional
PDI-P Bentuk Tim Penegak Disiplin Partai saat Pilkada, Awasi Penerapan Protokol Kesehatan

PDI-P Bentuk Tim Penegak Disiplin Partai saat Pilkada, Awasi Penerapan Protokol Kesehatan

Nasional
Sekeluarga Bisa Tes Usap Gratis Jika Ada Anggota Positif Covid-19

Sekeluarga Bisa Tes Usap Gratis Jika Ada Anggota Positif Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X