Jokowi Ingin Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Digital Terbesar di Asia Tenggara

Kompas.com - 16/08/2016, 19:44 WIB
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memberikan pidato kenegaraan pada sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Tahun 2016 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2016). KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPresiden Republik Indonesia Joko Widodo memberikan pidato kenegaraan pada sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Tahun 2016 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2016).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo ingin menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.

Pada pidato kenegaraan dalam rangka peringatan 71 tahun kemerdekaan RI di DPR RI, Selasa (16/8/2016), Jokowi mengatakan, untuk mewujudkan hal itu, pemerintah terus meningkatkan kualitas dan jangkauan infrastruktur telekomunikasi.

"Dari segi modernitas, pemerintah telah mengaktifkan teknologi 4G," ujar Jokowi.

Sementara, untuk jangkauannya, pemerintah juga meneruskan pembangunan Palapa Ring yang telah menghubungkan konektivitas komunikasi sebanyak 400 kabupaten/kota dengan jaringan serat optik pada tahun 2015.

Hingga April 2016, pemerintah telah menyelesaikan tahap persiapan pembangunan Palapa Ring Paket Barat dan Paket Tengah untuk menjangkau makin banyak daerah di Tanah Air.

Jokowi percaya bahwa pembangunan infrastruktur, salah satunya infrastruktur digital, dapat mengentaskan kemiskinan, pengangguran, ketimpangan dan kesenjangan sosial.

"Melalui percepatan pembangunan infrastruktur, kita akan bangun sarana infrastruktur secara lebih merata di seluruh Tanah Air guna memperkuat konektivitas antarwilayah dan memperkecil ketimpangan sosial," ujar Jokowi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X