Kompas.com - 10/08/2016, 20:18 WIB
Penulis Ihsanuddin
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Badan Restorasi Gambut (BRG) menandatangani Nota Kesepahaman dengan Universitas Kyoto, Universitas Hokkaido dan lembaga penelitian di Jepang, Research Institute for Human and Nature (RIHN).

Salah satu tujuan kerja sama ini adalah untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi setiap tahunnya di Indonesia. Penandatanganan kerja sama berlangsung di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Rabu (10/8/2016).

Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman oleh kedua belah pihak.

Dengan kerja sama ini, BRG bersama ketiga institusi pendidikan dan riset di Jepang itu sepakat melakukan penelitian aksi yang mencakup pemanfaatan berkelanjutan ekosistem rawa gambut, mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, pencegahan kebakaran, serta tata kelola dan pembasahan pengembangan paludikultur di lahan gambut.

Riset utamanya akan dilakukan di Provinsi Riau dan Kalimantan Tengah.

Kepala BRG Nazir Foead, menekankan bahwa kegiatan restorasi gambut dilakukan melalui kajian yang bermanfaat untuk mempercepat tercapainya target restorasi gambut.

"Riset menjadi salah satu pengambilan keputusan, khususnya yang terkait dengan teknologi monitoring lahan gambut dan pemanfaatan gambut untuk masyarakat," kata Nazir.

Yasunari Tetsuzo, General Director RIHN, menyatakan bahwa pihaknya akan berkontribusi terhadap restorasi gambut di Indonesia dalam upaya pencegahan perubahan iklim sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kerja sama dengan BRG.

Sementara itu, Wakil Rektor dari Universitas Kyoto Kayo Inaba menilai kerja sama ini menunjukkan dukungan kalangan akademisi Jepang terhadap upaya Pemerintah Indonesia merestorasi lahan gambut agar dapat terkelola dengan baik.

"Kedepannya diharapkan kerjasama ini mencegah terjadinya kebakaran lahan gambut di Indonesia," kata dia.

Universitas Hokkaido yang diwakili Takashi Kohyama menambahkan, pengalaman pengelolaan dan merestorasi kawasan gambut di Jepang khususnya Provinsi Hokkaido dapat dijadikan bahan kontribusi pemanfaatan gambut berkelanjutan di Indonesia.

Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, menyampaikan apresiasi serta dukungan penuhnya terhadap kerja sama ini.

"Kerja sama internasional perlu diperkuat untuk mendukung restorasi gambut sebagai program kerja Pemerintah RI. Pembelajaran dari kesuksesan Pemerintah Jepang dalam melakukan upaya restorasi lahan gambut di Jepang perlu diperhatikan," ujar Teten.

Kompas TV Kebakaran Hutan Meluas, Petugas Lakukan Water Bombing
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ICW Dorong Kejagung Periksa Menkominfo Soal Dugaan Korupsi Proyek BTS 4G

ICW Dorong Kejagung Periksa Menkominfo Soal Dugaan Korupsi Proyek BTS 4G

Nasional
BNPB: Jumlah Pengungsi Gempa Cianjur 73.874, Sebanyak 1.207 Ibu Hamil

BNPB: Jumlah Pengungsi Gempa Cianjur 73.874, Sebanyak 1.207 Ibu Hamil

Nasional
BNPB: Total Ada 325 Titik Pengungsian Gempa Cianjur

BNPB: Total Ada 325 Titik Pengungsian Gempa Cianjur

Nasional
Cuaca Tak Mendukung, Polri Lanjutkan Pencarian Helikopter yang Jatuh di Belitung Timur Besok

Cuaca Tak Mendukung, Polri Lanjutkan Pencarian Helikopter yang Jatuh di Belitung Timur Besok

Nasional
Helikopter Milik Polri Jatuh di Laut Belitung Timur, Polri: Betul, 'Lost Contact'

Helikopter Milik Polri Jatuh di Laut Belitung Timur, Polri: Betul, "Lost Contact"

Nasional
UPDATE Gempa Cianjur 27 November: Total Korban Meninggal 321 Orang, 11 Hilang

UPDATE Gempa Cianjur 27 November: Total Korban Meninggal 321 Orang, 11 Hilang

Nasional
Pengamat Sebut Jokowi Ingin 'Happy Ending', yang Diusung Capres 2024 'All Jokowi's Man'

Pengamat Sebut Jokowi Ingin "Happy Ending", yang Diusung Capres 2024 "All Jokowi's Man"

Nasional
Pengamat Sebut Pernyataan Jokowi Pemimpin 'Berambut Putih' Dukungan ke Ganjar, Etis atau Tidak?

Pengamat Sebut Pernyataan Jokowi Pemimpin 'Berambut Putih' Dukungan ke Ganjar, Etis atau Tidak?

Nasional
'Fit And Proper Test' Calon Panglima TNI di DPR Diharapkan Obyektif

"Fit And Proper Test" Calon Panglima TNI di DPR Diharapkan Obyektif

Nasional
Temui Korban Gempa Cianjur, Mendag Zulhas Salurkan Bantuan Uang Tunai Rp 500.000 per KK

Temui Korban Gempa Cianjur, Mendag Zulhas Salurkan Bantuan Uang Tunai Rp 500.000 per KK

Nasional
Kerap Singgung Kriteria Capres, Jokowi Disebut Ingin Jadi 'King Maker' Pilpres 2024

Kerap Singgung Kriteria Capres, Jokowi Disebut Ingin Jadi "King Maker" Pilpres 2024

Nasional
Pengamat Sebut Dukungan Jokowi ke Prabowo Ibarat 'Prank', yang Sebenarnya adalah ke Ganjar

Pengamat Sebut Dukungan Jokowi ke Prabowo Ibarat "Prank", yang Sebenarnya adalah ke Ganjar

Nasional
Survei SMRC: Elektabilitas Ganjar Pranowo Teratas, Disusul Prabowo dan Anies Baswedan

Survei SMRC: Elektabilitas Ganjar Pranowo Teratas, Disusul Prabowo dan Anies Baswedan

Nasional
Tim Gabungan Distribusikan Bantuan ke 2 Kecamatan Terdampak Gempa Cianjur

Tim Gabungan Distribusikan Bantuan ke 2 Kecamatan Terdampak Gempa Cianjur

Nasional
Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya, Polri Berada di Bawah DPR

Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya, Polri Berada di Bawah DPR

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.