Diganti, Anies Baswedan Dinilai Sedikit Melenceng dari Visi Presiden - Kompas.com

Simak kembali catatan Ekspedisi Kompas Cincin Api “Kelud Revolusi Gunung Api” di edisi khusus epaper.kompas.com dan www.cincinapi.com.

BrandzView

Diganti, Anies Baswedan Dinilai Sedikit Melenceng dari Visi Presiden

Kompas.com - 06/08/2016, 19:32 WIB
Fachri Fachrudin Mendikbud Anies Baswedan dalam jumpa pers Ujian Nasional di Kantor Kemendikbud, Jakarta Selatan, Rabu (11/5/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak pihak yang mempertanyakan masuknya nama Menteri Pendidikan Anies Baswedan daftar menteri yang diganti dalam reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden RI Joko Widodo.

Kepala Pusat Studi Kebijakan Publik Universitas Islam Negeri Jakarta Ali Munhanif berpendapat  Jokowi memiliki penilaian berbeda dari sebagian besar publik yang menilai Anies memiliki kinerja yang baik.

"Tampaknya Pak Anies punya visi yang melenceng sedikit dari visi misi Presiden," kata Ali dalam diskusi 'Reshuffle Kabinet Jilid II Untuk Siapa' yang digelar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Sabtu (6/8/2016).

Ali menilai, Anies selama ini memang memiliki citra positif dalam membangun terobosan bagi sistem pendidikan di Indonesia, misalnya menghilangkan Masa Orientasi Siswa yang kerap berujung perpeloncoan hingga program mengantar anak di hari pertama sekolah.

Namun program-program itu bukanlah yang diprioritaskan oleh Presiden. Jokowi, lanjut dia, lebih berfokus pada hal yang lebih substantif seperti program Kartu Indonesia Pintar yang dapat membantu siswa tidak mampu.

"Namun ambisi Jokowi untuk menyebarkan Kartu Indonesia Pintar ini, Anies tak begitu menampilkan itu sebagai prioritas kebijakan dia," kata Ali.

Menurut dia, hal ini pun ditegaskan dari sikap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang baru Muhadjir. Saat ditanya wartawan mengenai visi misinya, lanjut Ali, Muhadjir menegaskan bahwa tidak ada visi misi menteri.

"Dia menegaskan yang ada hanya visi misi Presiden," ucap Ali.

Saat membuka rapat kabinet paripurna usai pelantikan kabinet baru, Rabu (27/7/2016) lalu, tak adanya visi misi kementerian ini memang diungkapkan oleh Jokowi.

Mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin yang hadir dalam diskusi tersebut mengatakan, juga mengatakan bahwa Jokowi mengingatkan hal tersebut sejak pelantikan kabinet pertamanya pada 2014 lalu.

"Ketika kami pertama kali dilantik Jokowi juga memang langsung mengarahkan, 'kalian tak punya visi misi', yang ada visi-misi Presiden," ucap Saleh.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisIhsanuddin
EditorCaroline Damanik